Test Bensin Pertalite bag.3, Bandingkan Power dan Torsi Dengan Premium

Dimas Pradopo - Rabu, 12 Agustus 2015 | 16:20 WIB

Test Bensin Pertalite bag.3, Bandingkan Power dan Torsi Dengan Premium (Dimas Pradopo - )

OTO-Aant
Test Bensin Pertalite bag.3, Bandingkan Power dan Torsi Dengan Premium
Jakarta - Enggak hanya tes di atas dynamometer, pengukuran akselerasi pakai Racelogic pun kami lakukan. Apakah ada perbedaan? Pengujian menggunakan Yamaha MX King 150 yang punya rasio kompresi 10,4:1, kondisi mesin standar pabrik.

Pengukuran tiap jenis bensin dilakukan 5 kali dan diambil angka terbaik. Pertama pakai Premium, kecepatan 100 km/jam ditempuh dalam waktu 14,3 detik, sedang jarak 0-402 meter dilibas 19 detik.

Giliran pakai Pertalite kecepatan 100 km/jam angkanya sedikit menyusut jadi 14,1 detik saja, lumayan lebih cepat 0,2 detik. Sementara untuk 0-402 meter 18,8 detik, juga 0,2 detik lebih gesit. Terakhir tangki diisi Pertamax, ternyata sesuai hasil angka di atas dyno, bikin MX King 150 melaju lebih cepat lagi.

Kecepatan 100 km/jam diraih hanya 13,8 detik dan jarak 402 meter ditempuh 18,6 detik. Sementara untuk top speed di trek 1 km tak berpengaruh, di spidometer sama-sama dapat 128 km/jam. Untuk data lengkap simak tabel ya.
OTO-Aant
Test Bensin Pertalite bag.3, Bandingkan Power dan Torsi Dengan Premium
Konsumsi Bensin
Performa sudah diuji dengan 2 cara, bagaimana dengan konsumsi bensin? Untuk mengetahuinya, pengetesan masih pakai Yamaha MX King 150, yang dipilih bukan tanpa alasan. Selain rasio kompresi mesin masih bisa menenggak Pertalite, MX King juga dibekali info pemakaian bensin di panel indikatornya, sehingga berapa yang digunakan langsung bisa dipantau.

Rute yang dipakai untuk ketiga jenis bensin sama, yaitu dari Kebon Jeruk menuju Ciputat lanjut ke Alam Sutra dan ke Ciledug lalu kembali ke Kebon Jeruk. Tester hanya 1 orang agar cara berkendaranya sama, berpostur 173 cm 63 kg. Berapa hasilnya? Ketika pakai Pertamax indikator menunjukkan angka rata-rata yaitu 2,4 lt/100 km yang artinya konsumsi bensinnya 41,67 km/lt.

Ganti pakai Pertalite ternyata sama saja, juga 2,4 lt/100 km. Terakhir pakai Premium jadi 2,5 lt/100 km atau 40 km/lt. Berarti pakai Pertalite bisa menempuh jarak lebih jauh tuh dibanding Premium. Perbedaan yang dirasakan, ketika pakai Premium tarikan jadi sedikit lebih berat dan sayup-sayup terdengar bunyi ngelitik, kendati tak sekencang ketika di atas mesin dyno.

Kesimpulan
Menggunakan Pertalite dengan RON 90, ternyata menjadikan performa Yamaha MX King 150 yang berasio kompresi 10,4:1 bisa lebih baik daripada pakai Premium, tenaga dan torsi lebih besar termasuk akselerasinya, kendati masih kalah dengan Pertamax. Konsumsi bensinnya pun lebih baik dibanding pakai Premium, malah bisa setara Pertamax.

Data test akselerasi (detik)
Premium      

0-60 km/j : 4,8
0-80 km/j : 7,9
0-100 km/j : 14,3
0-100 m : 7,7
0-201 m : 11,9
0-402 m : 19

Pertalite
0-60 km/j : 4,7
0-80 km/j : 7,8 
0-100 km/j : 14,1
0-100 m : 7,5 
0-201 m : 11,7  
0-402 m : 18,8   

Pertamax
0-60 km/j : 4,7
0-80 km/j : 7,7
0-100 km/j : 13,8
0-100 m : 7,3
0-201 m : 11,5
0-402 m : 18,6