Rekondisi Moge Seken, Lima Part Wajib Dicek!

Otomotifnet - Jumat, 12 Juni 2015 | 11:22 WIB

(Otomotifnet - )


Meski rata-rata pemilik moge jarang memakainya untuk harian, tapi tetap perlu dilakukan rehat alias servis rutin dan pengecekan komponen


Jakarta - Meski beberapa APM (Agen Pemegang Merek) banyak menawarkan moge barunya, namun geliat pasar moge bekas enggak kalah peminatnya. Buktinya bengkel moge mulai didatangi pelanggan baru dengan moge second-nya.


Tune up dan ganti oli wajib dilakukan biar perfroma terjaga

Nah bagi Anda yang berencana menebus moge bekas atau sudah menebusnya, sebaiknya dilakukan rekondisi mesin agar performanya lebih optimal. Ujungnya dipakai tetap aman dan nyaman enggak ada kendala di tengah jalan.

“Meski rata-rata pemilik moge jarang memakainya untuk harian, tapi tetap perlu dilakukan rehat alias servis rutin dan pengecekan komponen,” tutur Memet Adi Kurniawan, kepala bengkel Aerospeed 74 yang siap melayani semua merek moge.

Periksa dan cek tegangan aki, biar enggak ngadat ditengah jalan

Perlu dipahami juga, bila beli moge bekas tapi enggak lama kemudian akinya ngedrop, tak usah bingung dan heran. Pasalnya rata-rata moge jarang dipakai, karena cuma nongkrong di garasi rumah.

“Ada yang seminggu sekali baru diajak jalan, bahkan ada juga yang hingga 1 bulan baru dipanasi mesinnya. Hal inilah yang membuat aki tekor,” beber  Pria yang ngepos di Jl. Deplu Raya No.37, Jaksel.

Jangan lupa cek dan periksa sistem pengereman. Kalau sudah tipis, kampas rem ganti baru

Memet juga bilang kalau kampas kopling moge juga sering aus dan minta ganti baru. “Hal ini banyak terjadi terutama pada moge tipe sport. Karena moge tipe ini biasanya lebih sering dipakai jalan dibanding model lain. Entah untuk nongkrong maupun untuk fun race (balap),” imbuhnya.

Romie Marshall, penggawang Marshall Auto (MA) yang juga melayani servis moge semua merek ini juga bilang bahwa moge jarang yang trouble. Baik mesin maupun kelistrikannya. Tapi bila baru tebus moge bekas, tetap harus servis ringan atau tune up serta ganti oli dan filter olinya biar kondisi mesin tetap prima.

Kampas kopling maupun komponen kopling juga sering aus

“Filter udara jangan lupa dibersihkan atau ganti baru. Tapi rata-rata enggak terlalu kotor dan mudah dibersihkan, pasalnya memang jarang dipakai. Tapi kalau memang sudah kotor banget dan enggak bisa dibersihkan, harus segera diganti biar suplai udara ke ruang bakar tetap lancar,” imbuh pria yang beralamat di Jl. Sultan Iskandar Muda (Arteri Pondok Indah), Jaksel.

Terakhir, yang juga wajib dicek maupun diganti baru adalah kampas rem. “Minimal dibongkar dan dibersihkan sistem pengereman depan maupun belakangnya,” anjur Kamal, kepala bengkel MA. • (otomotifnet.com)

Biaya servis moge

Aerospeed 74 (0812-80008227)

Sistem labour rate : Rp 300 ribu/jam
Paket khusus HD (Harley Davidson) : Rp 1,9 juta
(ganti oli, tune up, ganti filter oli dan pengecekan sebelum turing)

Melayani antar jemput wilayah Jakarta

Marshall Auto (021-29307000)
Tune up : Rp 750 ribu
Turun setengah mesin : Rp 2,5 juta
Turun mesin full : Rp 5 juta
Stooring wilayah Jakarta : Rp 400 ribu
Kisaran harga part moge Aki : Rp 500 ribu ke atas
Filter oli : Rp 160 ribu ke atas
Oli mesin : Rp 150 ribu/liter ke atas
Kampas kopling : Rp 1 jutaan ke atas
Kampas rem : Rp 250 ribu ke atas
Filter udara : Rp 400 ribu ke atas