Rawat O2 Sensor, Cukup Disemprot Angin

Dimas Pradopo - Jumat, 9 Januari 2015 | 11:22 WIB

(Dimas Pradopo - )


Komponen ini cukup disemprot angin, jangan dengan cairan penetrant

Jakarta - O2 sensor adalah salah satu perangkat di sistem injeksi, yang fungsinya untuk mendeteksi sisa hasil pembakaran di saluran pembuangan. Sehingga sisa pembakaran yang dikeluarkan bisa disesuaikan setelah sinyal diterima oleh ECU.

Posisi part itu ada yang di dekat lubang exhaust pada cylinder head dan ada pula yang menempel di leher knalpot. Lalu kira-kira, apakah butuh perawatan atau enggak?

“Sebenarnya O2 sensor itu bebas perawatan dan daya tahannya cukup lama. Tapi, ada beberapa yang harus diperhatikan,” papar Titut Winarto, Kepala Bengkel WMS (PT Wahana Makmur Sejati).

Letak O2 sensor ada di leher knalpot, seperti pada Suzuki nex dan motor tipe sport

Masih kata Titut. “Kalau O2 sensor kotor, cukup bersihkan menggunakan tekanan angin kompresor. Jangan disemprot cairan penetran, karena di dalam cairan tersebut ada bahan kimia yang bisa merusak komponen.”

Selanjutnya agar kinerja sensor tersebut tetap optimal, cek dan bersihkan soketnya. Caranya dengan menyikat soket atau disemprot pake cairan penetrant. Sehingga sinyal yang akan dikirim ke ECU tetap terjaga dan koneksi arus listrik lancar serta kerak kotoran hilang.

Nih, O2 sensornya! • (otomotifnet.com)



Bersihkan juga soket sensor O2 , biar cepat mengirim sinyal


Bawaan motor injeksi Honda dan Yamaha, O2 sensornya berada di dekat lubang knalpot