Panduan Beli Motor Bekas Honda BeAT 2012, Pasaran Rp 9 Jutaan!

Dimas Pradopo - Sabtu, 10 Januari 2015 | 10:10 WIB

(Dimas Pradopo - )

Dengan desain bodi yang ramping serta didukung mesin responsif dan hemat BBM, skutik ini banyak diandalkan semua kalangan

Jakarta - Sejak pertama dijual pada tahun 2007, Honda BeAT cukup mendapat sambutan yang baik khususnya di kalangan anak muda.
 
Desain bodi yang ramping serta bobot motor yang ringan membuat motor ini banyak diandalkan oleh anak sekolahan untuk wara-wiri.

Mesin yang diusung juga terbilang lebih responsif jika dibanding dengan kompetitornya. Sampai saat ini, generasi pertama dari Honda BeAT ini masih banyak diminati. Harga jualnya juga tergolong stabil di pasaran motor bekas.

Sebelum membeli dalam kondisi seken, sebaiknya perhatikan beberapa hal agar tidak mengeluarkan uang banyak untuk jajan.
 
“Jika jam terbang sudah tinggi biasanya komponen yang minta diganti seperti kampas kopling ganda, roller dan belt CVT. Perhatikan juga sektor mesin seperti kondisi karet vakum karburator dan ring pistonnya,” jelas Harry, mekanik AHASS 908 PT Murni Putramas yang berlokasi di Jl. Margonda Raya No. 273 Depok, Jawa Barat.

Cek sistem pengereman terutama kampas rem

Perhatikan juga kondisi bodinya. Biasanya lama kelamaan sambungan bodi mulai renggang dan getar sehingga berisik didengarnya. Kondisi cat juga lama-kelamaan bisa kusam jika perawatannya kurang.

Honda BeAT generasi pertama berbeda dengan generasi terakhir. Kapasitas bagasi di bawah jok terbilang kecil, hanya bisa memuat toolkit dan sedikit barang bawaan. Pada musim hujan menjadi kurang praktis karena tidak bisa menaruh jas hujan.

Harga Honda BeAT lansiran tahun 2012 di pasaran motkas berkisar Rp 8,5 juta hingga Rp 9,5 juta. Kondisi motor dan daerah penjual bisa menentukan harga jual motkas.

Volume bagasi di bawah jok tergolong kecil

Kelebihan
1. Mesin responsif & hemat BBM
2. Bodi ramping & bobot ringan
3. Spare parts terjangkau

Kekurangan
1. Volume bagasi kecil
2. Suara starter elektrik berisik
3. Jok keras

Menakar Biaya Servis
Guna mengembalikan performa motor agar lebih baik lagi, alangkah baiknya jika langsung melakukan servis ke bengkel resmi. Buat servis ringan, biaya yang dikenakan hanya Rp 43-56 ribu. Menu yang didapat yaitu pengecekan dan setel klep jika perlu, ganti oli, cek busi, kelistrikan aki dan pemeriksaan rem.

Untuk servis besar dan bongkar mesin alias overhaul, biaya yang dikenakan yaitu mulai dari Rp 175-250 ribu, tergantung dari jenis pekerjaan dan tingkat kerusakan mesin. Kemudian biaya servis CVT-nya berkisar Rp 25-40 ribu saja. Harga-harga tersebut belum termasuk penggantian part. (otomotifnet.com)