Melanjutkan Generasi Turbo, Ferrari 488 GTB Diluncurkan di Indonesia

Dimas Pradopo - Jumat, 31 Juli 2015 | 11:22 WIB

(Dimas Pradopo - )




Jakarta - Setelah sebelumnya meresmikan California T di Indonesia, kini Ferrari Jakarta resmi meluncurkan Ferrari 488 GTB di Indonesia untuk melanjutkan generasi turbo kuda jingkrak tersebut (31/7). Ini termasuk cepat, mengingat penerus 458 Italia ini baru diperkenalkan pada Geneva Motor Show 4 bulan lalu.

"Kami senang dapat menghadirkan model terbaru dari Ferrari bermesin V8 ini di Indonesia, yang memainkan peranan penting bagi Ferrari di kawasan Asia Tenggara. Kami yakin, teknologi, tenaga dan desain yang stylish dari Ferrari 488 GTB akan memperpanjang kejayaan dari kendaraan sport berlinetta," jelas Dieter Knechtel, Managing Director Ferrari Far East.

Bagi yang masih cukup asing dengan tipe ini, Ferrari 488 GTB merupakan varian yang ditunjuk menjadi penerus Ferrari dengan mesin V8 mid-engine (mesin di tengah), yaitu 458 Italia, yang sebelumnya mengusung mesin naturally aspirated V8, 4.499 cc dengan tenaga maksimum 562 dk dan torsi maksimum 540 Nm. Kini, 488 GTB dipasangkan dengan sebuah turbocharger demi mematuhi regulasi emisi yang semakin ketat.

Setelah turbocharger terpasang, Ferrari 488 GTB mengurangi kapasitas mesin menjadi 3.902 cc, namun tenaga maksimum terdongkrak menjadi 670 dk pada 8.000 rpm dengan torsi gambot 760 Nm pada 3.000 rpm. Tenaga raksasa ini disalurkan ke 2 ban belakang dengan transmisi dual-clutch F1 gearbox 7-percepatan dengan Variable Boost Management.

Selain itu, peluncuran Ferrari 488 GTB juga dianggap sebagai perayaan 40 tahun Ferrari dengan mesin V8 mid-engine berlinetta yang ikonik pertama kali, yaitu 308. Huruf GTB pada 488 GTB merupakan kependekan dari Gran Turismo Berlinetta.

Ferrari mengklaim turbo yang digunakan pada 488 GTB memiliki waktu respon minimum hingga 0,8 detik sehingga tidak terasa turbo lag dan dengan suara khas Ferrari, yang mempunyai clarity semakin jelas pada RPM yang semakin tinggi. Angka-angkanya juga tidak kalah fantastis, misalnya 0-100 km/jam dicapai hanya dalam 3 detik. (mobil.otomotifnet.com)