Honda Brio Satya Pakai Sunroof? Bisa Dong, Ini Contohnya!

Kamis, 30 Oktober 2014 | 09:06 WIB



Bandung - Honda Brio memang menjadi magnet buat anak muda seperti Adi Yudhatama. Agar makin asik, langkah cukup ekstrim ditempuh Adi, yaitu memasang sunroof. Suasana di dalam kabin pun tampak lebih berkelas dan memberikan nuansa baru bagi penumpangnya.

Dengan memasang sunroof, bisa tambah keren dua poin. Pertama, menambah nilai estetika bodi. Terus satu lagi akan terasa saat Anda melintasi daerah pegunungan dengan udara sejuk seperti wilayah Lembang atau Puncak, semilir angin terasa banget bro!

Untuk tunggangan hariannya ini, Adi memilih sunroof merek Webasto yang berukuran L. "Kebetulan di Bandung Oto Butik memang cuma sedia ukuran L, hanya saja harus dipertimbangkan sebab kalau pasang sunroof harus rela sobek atap. Sebaiknya pilih workshop yang memang sudah ahli mengerjakannya,” ujarnya. Pengerjaannya hanya diperlukan waktu setengah hari, dengan biaya Rp 10 juta.

Menurut Bobfian Widjaja dari Bandung Oto Butik, “Perawatan untuk setiap sunroof yang dipasang sih hampir gak ada, kalaupun ada kasus bocor biasanya dari pemasangan yang kurang sempurna. Yang harus diperhatikan adalah tulang-tulang penguat sunroof itu sendiri supaya tidak getar dan bunyi, ada mobil tertentu harus dikasih tambahan penguat.”


Tampil dengan sunroof memang bisa tambah sedap dipandang mata, namun jangan juga lengah untuk menjaga kebersihannya. Sebab kotoran dan debu bisa membuat umur sunroof lebih singkat. Seperti trik jitu Adi agar Honda Brio Satya miliknya tetap asik dan menyenangkan saat dikendarai.

“Memang enggak ribet merawatnya, cuma biasanya setelah dicuci kan ada genangan di sela-sela kaca dan framenya. Nah itu genangan airnya musti ditiup supaya kering. Sama kacanya harus sering dilap supaya tidak berjamur” bilangnya. Sudah keren, terawat pula. Sip! (mobil.otomotifnet.com)