Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Cek Komponen Ini Segera Saat Permukaan Ban Sudah Terasa Tidak Merata

Konten Grid - Rabu, 18 Februari 2026 | 14:25 WIB
Cek Komponen Ini Segera Saat Permukaan Ban Sudah Terasa Tidak Merata
Radityo Herdianto / GridOto.com
Cek Komponen Ini Segera Saat Permukaan Ban Sudah Terasa Tidak Merata

Otomotifnet.com - Seiring dengan intensitas pemakaian, permukaan ban mobil secara alami akan mengalami penipisan atau keausan.

Namun, tahukah Anda bahwa pola keausan ban adalah raport kesehatan bagi sistem kaki-kaki kendaraan Anda?

Idealnya, telapak ban harus menipis secara merata di seluruh permukaan.

Jika Anda menemukan ban mobil habis sebelah (hanya sisi dalam atau luar saja), itu adalah sinyal merah bahwa ada ketidakseimbangan pada komponen mekanis kendaraan yang perlu segera diatasi.

Berikut adalah edukasi mendalam mengenai fenomena ban aus tidak rata dan solusi teknisnya:

Memahami Peran Sudut Camber

Penyebab utama ban habis tidak rata biasanya berakar pada perubahan Sudut Camber.

Camber adalah sudut kemiringan roda bagian atas (jika dilihat dari depan mobil) terhadap garis sumbu vertikal.

  • Camber Positif: Kondisi di mana bagian atas roda miring ke arah luar kendaraan. Jika sudut ini terlalu ekstrem, sisi luar ban akan lebih cepat botak.

  • Camber Negatif: Kondisi di mana bagian atas roda miring ke arah dalam (mendekati mesin). Hal ini mengakibatkan sisi dalam telapak ban terkikis lebih cepat.

Penting untuk dicatat bahwa nilai sudut camber yang terlalu melenceng baik positif maupun negatif sangat merugikan.

Selain memperpendek usia ban, kondisi ini juga mengganggu stabilitas kendali dan kenyamanan berkendara.

Mengapa Setelan Ini Bisa Berubah?

Perubahan sudut camber tidak terjadi tanpa alasan. Biasanya, hal ini dipicu oleh:

  1. Kerusakan Kaki-Kaki: Keausan pada komponen seperti bushing arm, ball joint, atau tie rod yang sudah oblak.

  2. Faktor Eksternal: Sering menghantam lubang dengan kecepatan tinggi atau sering membawa beban muatan yang melebihi kapasitas (overload).

  3. Usia Pakai: Melemahnya performa shockbreaker yang memengaruhi ketinggian dan sudut tumpuan mobil.

Baca Juga: Ganti Angin Ban Mobil Tiap 70 KM Bisa Bikin Awet? Cek Faktanya

Baca Juga: Isi Ban Mobil Pakai Nitrogen Bikin Ban Lebih Awet? Ini Penjelasannya

Baca Juga: Kecil Bentuknya Besar Risikonya, Ini Bahaya Kerikil di Celah Ban Mobil

Baca Juga: 7 Penyebab Utama Kenapa Ban Mobil Kempes, Kenali Sebelum Jadi Masalah

Solusi: Pentingnya Ritual Spooring

Untuk mendiagnosis dan mengembalikan presisi sudut roda, langkah yang paling tepat adalah melakukan Spooring (Wheel Alignment).

Melalui mesin spooring laser yang modern, teknisi dapat membaca nilai derajat camber, toe, dan caster secara akurat.

Dengan penyetelan ulang sesuai spesifikasi pabrikan, distribusi beban pada telapak ban akan kembali merata.

Lakukan pengecekan kaki-kaki dan spooring secara rutin setiap 10.000 km atau saat Anda merasakan setir mulai menarik ke satu sisi.

Ini adalah investasi kecil untuk menghindari biaya besar penggantian ban prematur.

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa