Chevy Blazer Eksis Bergaya Fashion

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 09:12 WIB


Beberapa mobil jarang dipilih untuk aliran modifikasi. Banyak alasannya, bisa karena adanya kesulitan saat memodifikasi dan juga karena memang tak populer di kalangan penyuka modifikasi. Chevrolet Blazer salah satu mobil yang tergolong jarang dimodifikasi, terlebih tampil melata dengan aspal.

Namun demikian tak membuat salah satu fanatikan modifikasi untuk tetap melakukan ubahan. Anehnya, setelah sukses ubah tampilan, justru dijual ke pihak lain.

Salah satu kesulitan yang dihadapi untuk membuat Chevrolet Blazer tampil ceper pada sistem suspensi depannya. Sistem batang torsi yang dibopong oleh SUV khas Amerika ini tak bisa diputar habis untuk tampil pendek. Sebab itu, ada bagian yang harus sedikit dimodifikasi supaya bisa tampil lebih rapat dengan aspal.


Supaya bisa tampil ceper, suspensi belakang cukup diganjal saja pakai besi

Selesai dengan bagian depan, giliran belakang. Tak terlalu sulit layaknya bagian depan, pada belakang hanya mengandalkan ganjal per saja sekitar 5 cm.

Setelah selesai modifikasi, mobil sempat dipakai beberapa saat sampai akhirnya ‘ditawar' oleh Holky Mochamad Syaugi yang kini jadi pemilik utamanya. "Saya tertarik karena modifikasinya enak dilihat. Jarang juga Blazer tampil seperti ini," ucap Holky, panggilannya.


Roda 22 inci kerap bersinggungan dengan sepatbor dalam ketika belok

Padahal bisa dibilang modifikasi ini agak menyulitkan pemakainya. Memang saat berjalan di lokasi yang lurus dan tak banyak tikungan belum terasa ‘menderita', tapi begitu ketemu putaran balik atau tikungan patah, baru terasa penderitaannya.

"Kalau belok patah, ban akan gesrot dengan dinding sepatbor. Jadi terlihat seperti tergerus," tambah pria yang bermukim di Cengkareng, Tangerang ini. Sehingga kalau belok harus berulang kali maju-mundur, atau berputar dengan radius besar. 

Wajar saja demikian. Suspensi sudah dimodifikasi lebih turun, tapi lingkar roda justru ditingkatkan. Tidak tanggung-tanggung, pelek menggunakan Lorinser dengan ukuran 22 inci. Sedangkan ban mengandalkan Toyo Proxes S/T dengan ukuran 265/55R22.


Ditambah side body moulding menggunakan bahan fiberglass. Menjadikan mobil terlihat lebih berisi

Penderitaan sebenarnya tak di situ saja. Ketika bertemu jalan kurang bersahabat juga harus hati-hati. Sebab dengan roda yang tipis, getarannya bisa sampai bodi bahkan setir.

Meski demikian Holky tetap mempertahankan mobil ini. "Dipakai cuma dua kali seminggu. Itu juga pas pacaran saja," ucap pria berusia 24 tahun ini.

Biar miris tapi eksis.• (mobil.otomotifnet.com)

Interior berbalut putih membuat tampilan lebih bersih