Tak Cuma Mobil, Airbrush pun Ada Konsepnya. Ini Karya Tomi Airbrush

Jumat, 9 Mei 2014 | 14:30 WIB



Jakarta - Tomi Gunawan atau lebih dikenal dengan panggilan Tomi "Airbrush" menyodorkan konsepnya yang dinamai "Silver Titanium Brush Concept". Proyek percontohan itu dilaburkan oleh senior airbrush pada Toyota Yaris 2012.

"Aku melihat pelek dari mobil-mobil Jeep Amerika. Pada bibirnya terdapat guratan-guratan. Aku pikir, kalau aku bikin airbrush bertemakan guratan aluminium begini kayaknya bagus,” tegas Tomi.


 
Guratan aluminium terlihat jelas. Tambah mewah ruang bagasi dijejali audio sound quality

Habis 9 pelek
Diakuinya, tak mudah mewujudkan impiannya. Sedikitnya, menghabiskan 9 pelek saat ujicoba. Kesulitan bukan hanya saat menimbulkan desain guratan seperti aluminium yang tersayat, tapi juga metode pencampuran cat, pemilihan warna dan timing pengecatan. Karena, begitu salah satu dari 3 hal tersebut salah, hasilnya bubar. Rusak!

Setelah menghabiskan 9 pelek, barulah Tomi menemukan ritme, timing dan cara memainkan pen brush-nya. Makanya, begitu ada tantangan untuk mengaplikasikan pada Toyota Yaris, langsung dijabani.


Area dasbor tak luput dari sapuan penbrush

”Meskipun deg-degan juga, karena ini adalah proyek perdana untuk bidang yang lebar. Kesalahan sangat tidak ditolelir di sini. Sedikit salah, akan terlihat jelas dan merusak desain secara keseluruhan,” jelas pria berkulit bersih ini. 

Bodi dicat silver terang. Kemudian ditutup dengan silver gelap, dan terakhir  titanium. Nah, sebelum warna terakhir kering, Tomi membuat alas khusus dari kawat dibentuk seperti sisir. Dan sisir inilah yang difungsikan untuk ‘menggaruk’ bodi tadi. Sehingga menimbulkan guratan seperti pada alumunium.

Bisa luka
Kesulitannya adalah timing. “Kalau cat terlalu basah, maka lapisan cat akan rusak. Bukan hanya guratan, tapi justru luka,” tambah pria enerjik ini. Sebaliknya, bila terlalu kering, cat tak bisa ‘disisir’. Kalau dipaksa, maka cat justru terkelupas.


Mesin ikut ngejreng dengan warna-warni


Sudah puluhan tahun ‘bergaul’ dengan cat, maka Tomi bisa memperkirakan kapan cat aman dan bisa disisir. “Waktunya tidak boleh lebih dari 3 hari. Makanya, prosesnya harus cepat. Untuk itu, aku sampai menerjunkan 6 orang untuk proses pembentukan guratan aluminium tersebut. Kita berkejaran dengan waktu,” cerita Tomi.

Karena bidang yang diberi nuansa guratan alumunium termasuk lebar. Mulai bumper depan, kap mesin, atap, pintu bagasi, hingga bumper belakang. Tak ketinggalan bodi samping meliputi bagian pintu. 

Sukses memunculkan guratan, Tomi menambahkan aksen metal plate. Konsep airbush bertekstur pelat besi yang dikombinasikan dengan warna-warna candy tone. Biar lebih menarik, di sebagian bodi diberi tambahan stiker hologram.  (Mobil.Otomotifnet.com)