Dari Uang Jajan Honda CR-Z Ini Bisa Tampil Lebih Macho

Minggu, 8 Desember 2013 | 08:30 WIB


Jakarta - Miftahul Choir, mahasiswa Yarsi, Jakarta, ini patut menjadi contoh. Punya Honda CR-Z 2011 A/T pemberian orang tua yang menitipkan untuk dijaga. Sebagai jiwa remaja, ia tentu ingin tampilan mobil sport Honda ini lebih macho.

Lantas, apa Micho, sapaan akrab Miftahul, merengek kepada orang tuanya? Tidak! untuk mengubah tampilan didanai dari uang jajan. Meski tak disebutkan berapa uang jajan setiap hari atau sebulan diterimanya.

Micho tenaga CR-Z didongkrak, sesuai jiwanya. Meski mesin hybrid, untuk mendapatkan tenaga yang mumpuni dipasang turbo dari produk Garret 2560, komplet dengan piping custom.

Tak cuma itu. komponen berurusan dengan dongkrak tenaga pun memadati ruang mesin. Selain piping custom ukuran 2 inci, ada intercooler Universal, filter udara K&N, injektor M18A dua unit, boost meter Innovate. Karena tenaga sudah di upgrade, knalpot pun diubah dengan free flow 2 inci.

"Pasang turbo dan cara kerjanya sama seperti pada mobil biasa. Hanya, battery sedikit repot. Sebelum akselerasi harus di charge agar maksimal," ujar Ivan Mucharry, pemilikl 3DS Engineering di Tangerang.

Ditambahkannya, turbo di CR-Z sudah ball bearing. Alhasil, spool menjadi cepat. Sedang piggyback hanya untuk mengatur bensin ekstra dan mengimbangi boost udara yang masuk.

Mumpung masih ada sisa uang, eksterior pun didandani sebagai penguat identitas kalau Honda CR-Z punya tenaga hebat. Di antaranya, kap mesin dibikin custom dan bagian bawah benper depan dikasih spoiler (lips). Trus, keempat kaki dipasangi pelek Rep Buddy Club P1 17x7,5 inci dibalut ban Toyo Proxes R1R ukuran 215/45/R17.

Karena Micho ingin menjajal performa mobil lewat ajang drag race, maka jok depan diganti model racing dari Bride Cuga Carbon. Juga suspensi disisipi coilover DGR.

Bagaimana hasil lombanya? Micho mengalami kendala. Ketika putaran mesin berada di 6.000 rpm, mesin mati. "Micho selalu mengeluhkan itu. Ternyata, CR-Z punya sistem save mode saat putaran mesin mencapai angka limiter," urai Ivan. (mobil.otomotifnet.com)