Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

Rabu, 1 Oktober 2014 | 16:05 WIB

Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

Reza
Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

 
Sebagai generasi penerus, harusnya bisa tampil lebih baik. Berhasilkah Grand i10 mewujudkannya?

Salah satu city car yang cukup diminati yakni Hyundai i10. Dimensi yang kompak dan kapasitas mesin kecil, terasa sangat pas dengan kondisi perkotaan.

Reza
Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

 
Dasbor tampil dua warna yang cukup sederhana namun fungsional

Kini, sang penerus sudah lahir, Hyundai Grand i10. OTOMOTIF melakukan test drive terhadap seri GLS AT dengan harga Rp 181,9 juta (on the road Jakarta), yang menjadi varian tertinggi dari 3 varian yang ditawarkan.

Meski disebut city car, Grand i10 ini sudah memiliki fitur yang cukup lengkap. Seperti sudah adanya Day-time Running Light (DRL). Penempatan DRL yang mengandalkan LED ini dijadikan satu dengan lampu kabut.

Reza
Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

 
Head unit sanggup menghadirkan entertainment cukup lengkap

Masuk kabin. Bisa dibilang, tampil sangat sederhana. Hanya terdapat instrument cluster di belakang kemudi, lalu sistem audio di tengah. Terpenting, semua berguna bagi pengemudi serta penumpang.

Ahhh, sudahlah, waktunya untuk melakukan perjalanan. Setel jok terlebih dahulu, berikut dengan setir palang 3 yang sudah tilt steering.

Reza
Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

 
Bahan jok merupakan kombinasi fabric dan vinyl terasa lebih baik

Kebetulan, OTOMOTIF harus keluar kota, ke Banjar, Ciamis. Dalam benak, menjadi trek yang cocok untuk melakukan pengetesan. Kontur jalan yang beragam bisa memperlihatkan kondisi mobil dengan baik.

Mesin Kappa 1.248 cc dengan teknologi D-CVVT menjadi teman selama 2 hari. 'Ujian' pertama ketika berada di jalur Cipularang yang sarat tanjakan. Pendakian pertama mampu dilewati dengan baik karena memiliki awalan yang jauh.

Reza
Hyundai Grand i10 GLS A/T, Lebih Baik Dari Pendahulunya

Bagian buritan tampil lebih stylish

Ketika jalur pendakian kedua yang cukup jauh, baru terlihat karakternya. Ternyata tidak bisa dengan sentuhan pedal gas biasa, harus diinjak lebih dalam. Bahkan terkadang terjadi perpindahan gigi. Hal yang sama juga terjadi di perjalanan setelah melewati Cileunyi menuju Banjar, Ciamis.

Bagaimana jika digunakan dalam kota? Kapasitas mesin tersebut sangat cukup mengakomodir perjalanan. Bergerak di kepadatan lalu lintas Ibukota bisa tetap lincah. Injakan di pedal gas juga tak perlu terlalu dalam.

Bukan itu saja, saat berada di kondisi lalu lintas yang agak kosong, performa mesinnya tergolong baik. Mudah saja bagi Grand i10 ini membelah jalanan Ibukota.

Kehadiran transmisi otomatis 4 percepatan shiftronic menambah pengalaman berkendara. Untuk tanjakan curam, terpaksa beberapa kali harus melakukan kick down.

Namun, untuk pengendaraan dalam kota, tidak perlu sampai melakukan hal yang sama. Posisikan saja tuas transmisi di D, kemudian atur injakan di pedal gas. Mobil akan meluncur dengan baik.

Penggunaan shiftronic juga sangat membantu. Terutama ketika ingin meraih akselerasi lebih baik. Ini akan sangat berguna saat mobil diajak pergi luar kota.

Sementara itu, untuk suspensi memiliki bantingan yang cukup baik. Diisi 4 penumpang tak terasa gejala body roll berlebih. Mampu memberikan efek yang baik ketika di jalan berliku. Sayangnya, saat berada di jalan rusak, terdengar suara berisik dari kolong mobil.

Untuk handling, city car ini cukup baik saat dipakai berada di dalam kota maupun perjalanan luar kota.

Dengan mesin yang dipakai, dimensi kabin serta transmisi shiftronic yang dipakai, membuat Grand i10 berhasil tampil lebih baik dibanding pendahulunya. (mobil.otomotifnet.com)


DATA SPESIFIKASI :
Mesin: Kappa 1.248 cc MPI, DOHC, 16 klep, D-CVVT
Tenaga maksimal: 87 DK/6.000 rpm
Torsi maksimal: 119 Nm/4.000 rpm
Transmisi: 4 percepatan Shiftronic
Setir: MDPS (Motor Driven Power Steering)
Dimensi (pxlxt): 3.765 x 1.660 x 1.505 mm
Wheelbase: 2.425 mm 

Hasil Test
Akselerasi
0 - 60 km/jam: 5,6 detik
0 - 100 km/jam: 14,2 detik
40 - 80 km/jam: 6,0 detik
0 - 200 meter: 12,2 detik
0 - 402 meter: 19,1 detik

Konsumsi BBM (liter : kilometer)
Dalam kota: 1:12,5
Luar kota: 1:15
Konstan 100 kpj: 1: 20