Bersihkan Kabin Mobil, Langkah Mudah Bikin Segar

Otomotifnet - Sabtu, 8 Agustus 2015 | 16:06 WIB

(Otomotifnet - )



Masih ada ‘pekerjaan' yang menunggu untuk diselesaikan usai perjalan libur lebaran


Jakarta - Banyak sekali yang menganggap jika ritual ini mudah saja diserahkan kepada pihak ketiga, yakni tempat cuci mobil. Tidak ada salahnya, "Tapi terkadang mereka membersihkan tidak terlalu detil. Pasti masih ada yang tertinggal," keluh Roni Atmodjo, yang  menggunakan Suzuki Ertiga keluaran 2013 untuk menghabiskan liburan.Kondisi cuaca yang panas selama perjalanan turut ‘menyiksa' kendaraan.

Terutama bagi yang memanfaatkan jalur darurat Pejagan-Pemalang. Debu yang berterbangan ketika dilintasi akan hinggap di badan kendaraan. Meski berulang kali diguyur air memanfaatkan truk tangki, tetap saja debu berterbangan. Selain eksterior, kabin juga ikut ‘disiksa'. Perbedaannya, kabin lebih banyak disebabkan pengendara dan penumpang itu sendiri.

Sudah lazim dalam perjalanan, pengendara dan penumpang membawa bekal minuman, makanan ringan bahkan sampai berat. Selain mengusir kejenuhan, juga supaya tidak terlalu lapar dan menjaga tidak dehidrasi. Namun dibalik itu semua, kabin akan terkena dampaknya, yakni kotor dan tercemar remah makanan. Bukan itu saja, kaca juga terkena imbas.




Dasbor yang berada dihadapan pengendara dan penumpang depan jangan lupa untuk dibersihkan


LAKUKAN BERTAHAP


Nah, supaya kabin kembali segar, jangan hanya menyimpan pewangi ruangan saja, tapi juga harus dibersihkan. Lebih enak dibikin sesuai tahapan dan bidangnya supaya tak ada yang terlewat. Langkah pertama, sisir terlebih dahulu bagian kaca, baik dalam dan luar. Biasanya terkena cap tangan atau minyak.

Membersihkannya cukup pakai lap yang lembab saja. "Usap berkali-kali dengan gerakan searah," saran Muhammad Hajar, kepala bengkel Berdikari Motor di kawasan Buah Batu, Bandung. Saat pembersihan ini, pastikan kain lap dalam keadaan bersih dari minyak, debu dan lainnya.

Sebab jika ada minyak justru membuat adanya ‘pelangi' di kaca dan mengakibatkan pandangan terhalang. Selain itu jika ada debu atau benda lainnya, bisa merusak kaca film atau juga kaca itu sendiri. Disarankan Hade, panggilan Muhammad Hajar, setiap pembersihan satu bidang kaca, kain kemudian dibilas. Hal ini untuk menjaga kebersihan lap dan kaca itu sendiri.

Setelah kaca, lanjutkan dengan bagian kabin lainnya. Paling mudah, mulai saja dari dasbor. Meski selalu terlihat pengendara, tapi dasbor ternyata menjadi barang yang termasuk jarang dibersihkan. Padahal kalau dibiarkan berdebu bisa menyebar penyakit.



Tutup terlebih dahulu kisi-kisi AC sebelum dibersihkan. Menghindari supaya tidak patah

Lagi-lagi cukup memanfaatkan lap yang lembab saja supaya mudah. Hindari menggunakan pembersih dasbor, karena justru bisa menarik kotoran dari sifatnya yang berminyak. Menghindari patah, tutup terlebih dahulu kisi-kisi AC yang ada. Kemudian tinggal usap saja pakai kain lap lembab tadi.

Sayangnya, jika hanya demikian, bagian pinggir kisi AC tidak bisa bersih maksimal. Kalau mau tuntas, manfaatkan cotton bud atau kuas lukis kanvas. Di kisi-kisi ini termasuk tempat hinggapnya debu. Wajib diperhatikan bagi yang kemarin mudik melintas di kawasan berdebu seperti jalan darurat Pejagan tersebut.

Langkah berikutnya, bersihkan setiap storage yang ada. Supaya mudah, lakukan per baris bangku. Perhatikan pada setiap cup holder. Biasanya sering terlihat ceceran cairan minuman yang menempel.
Pantau juga pada dasar cup holder. Akan ditemui banyak partikel-partikel kecil. Kalau dibiarkan, partikel tersebut bisa  mengeras, menetap dan membuat tampilan jadi kumuh.

Jika dalam baris bangku ada laci atau boks, jangan lupa untuk dibersihkan. Hasil berkendara dalam waktu lama dan jauh, bukan tidak mungkin debu-debu menyusup.O iya, jangan lupakan juga handle pintu bagian dalam. Di lokasi ini justru kerap terdapat pasir-pasir kecil yang masuk ke ruang baut pengikat.

Jika jok terbungkus kulit sintetis lebih mudah membersihkannya. Tinggal usap pakai lap lembab saja. Tapi kalau masih kain beludru, wajib hati-hati supaya tidak ‘botak'. "Manfaatkan sikat gigi yang halus untuk membersihkannya. Tapi waktunya lama dan membosankan," jelas Hade.

Supaya mudah, arahkan dulu setiap kotoran yang ada di jok ke bawah atau karpet. Maksudnya supaya lokasi kotor bisa terlokalisir. Untuk jok baris tengah terdapat cekungan untuk menyimpan safety belt. Nah, pada lokasi ini biasanya terdapat banyak kotoran remah makanan. Jangan lupa dibersihkan ya.




Jangan hanya bidang besar saja, sisi yang sempit juga gunakan vacuum cleaner


VACUUM CLEANER


Tahap terakhir yakni memanfaatkan mesin vacuum cleaner. Lakukan pembersihan secara menyeluruh. Mulai dari karpet kain, bahkan juga sampai karpet dasar. Supaya total, lebih baik karpet kain atau karpet karet diangkat dan sedot diluar kendaraan. Kotoran yang ada di karpet karet dan karpet dasar bisa terlihat sepenuhnya. Jadi bisa lebih bersih.

Pembersihan tersebut jangan hanya pada bidang yang lebar saja, tapi juga di tempat-tempat yang ‘nyempil', seperti sisi jok. Di lokasi ini kerap ditemui remah-remah makanan, jika tidak dibersihkan bisa mendatangkan serangga atau semut.

Memanfaatkan vacuum cleaner, bisa lebih menuntaskan pekerjaan di kabin. Untuk memudahkannya, saat memanfaatkan mesin sedot tersebut, lebih baik lipat jok-jok yang ada. Seperti pada jok belakang dan baris tengah.

Agak mengeluarkan tenaga, tapi kabin akan bersih dan kembali menghadirkan kenyamanan. Untuk mengusir bau yang tertinggal, bisa memanfaatkan obat-obatan penetralisir bau. Ada yang model spray dan juga simpan di kabin.• (otomotifnet.com)