Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mengapa Transmisi Otomatis Mobil Bisa Nyangkut? Begini Penjelasannya

Konten Grid - Jumat, 6 Februari 2026 | 14:15 WIB
PenyebabTransmisi Otomatis Mobil Bisa Nyangkut
Ibnu Jundi
PenyebabTransmisi Otomatis Mobil Bisa Nyangkut

Otomotifnet.com - Transmisi otomatis memang menjadi primadona berkat kenyamanan dan kemudahan operasionalnya, terutama di tengah kemacetan kota.

Namun, di balik kepraktisan tersebut, sistem ini memerlukan perhatian ekstra.

Kelalaian dalam perawatan rutin sering kali berujung pada fenomena gigi nyangkut atau tertahan pada rasio tertentu yang tentu sangat mengganggu perjalanan.

Mekanisme Terjadinya Gangguan Transmisi

Banyak pemilik mobil masih menganggap remeh jadwal penggantian oli transmisi.

Padahal, oli bukan sekadar pelumas, melainkan "nyawa" dari sistem girboks otomatis.

Berikut adalah proses bagaimana kerusakan itu terjadi:

  1. Degradasi Senyawa: Seiring pemakaian, senyawa kimia dalam oli akan terurai dan kehilangan daya lubrikasinya.

  2. Gesekan & Residu: Ketika pelumasan tidak lagi optimal, komponen internal girboks akan saling bergesekan secara ekstrem, menghasilkan serpihan logam halus atau kotoran.

  3. Penyumbatan Jalur Tekanan: Partikel kotoran ini lama-kelamaan membentuk endapan yang menyumbat saluran hidrolik.

    Karena transmisi otomatis bekerja berdasarkan tekanan oli, adanya endapan ini membuat mekanisme perpindahan gigi menjadi tidak presisi atau bahkan terkunci (nyangkut).

Baca Juga: Ini Rahasia Transmisi Otomatis Panjang Umur, Jangan Tunggu Mogok

Baca Juga: Begini Cara Benar Memperlakukan Transmisi Otomatis Konvensional Maupun CVT

Baca Juga: Harus Tahu, Beda Kuras dan Ganti Oli Transmisi Otomatis, Efeknya ke Performa

Baca Juga: Jangan Salah Pilih Spesifikasi Oli Transmisi Otomatis Konvensional, Cek Faktanya

Panduan Jadwal Penggantian Oli yang Tepat

Untuk menjaga performa girboks tetap halus dan awet, Anda perlu menyesuaikan jadwal penggantian oli berdasarkan kondisi penggunaan kendaraan:

Kondisi Penggunaan Interval Penggantian Disarankan
Kondisi Berat (Macet/Stop & Go) Setiap 25.000 – 30.000 KM
Kondisi Ideal (Jalan Lancar/Tol) Setiap 50.000 – 60.000 KM

Mengganti oli tepat waktu jauh lebih murah dibandingkan biaya overhaul atau bongkar total girboks akibat kerusakan permanen pada komponen internal.

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa