Ini 4 Penyebab Kemacetan di Pantura Saat Libur Lebaran

Denta - Sabtu, 13 Juni 2015 | 13:21 WIB

(Denta - )



Jakarta
- Saat arus libur lebaran tak bisa dipungkiri kemacetan akan mendera seluruh jalur menuju Jawa Tengah dan Timur.

Berdasar pantauan dari tim Otomotifnet, ada 4 hal yang patut diwaspadai yang memicu kemacetan yang sangat panjang.

Kecelakaan.
Dalam perjalanan, dihadang 2x kecelakaan hebat. Paling menonjol kecelakaan yang melibatkan dua truk di daerah Jomin. Mengakibatkan kemacetan mengular sejauh lebih dari 10 kilometer. Terjebak selama lebih dari 1 jam untuk lepas dari kemacetan tersebut.

Persimpangan
Banyaknya persimpangan di jalur pantai utara (pantura) mampu memicu kemacetan. Ini disebabkan motor-motor atau kendaraan lain lokal yang melalui persimpangan tersebut. Baik untuk memotong jalan utama atau putar balik di jalur utama.

Patut diwaspadai karena mampu memicu kecelakaan. Ditambah juga para pemotor sangat jarang yang terlihat menggunakan helm.

Pasar
Sejauh perjalanan menuju Tegal, Jawa Tengah titik terakhir tim melewati beberapa pasar yang berada tepat dipinggir jalan utama. Saat arus libur lebaran, pasar ini akan tetap beroperasi.

Salah satu pasar yang membuat kemacetan panjang yakni Pasar Sandang Tegal Gubug, Arjawinangun, Kab Cirebon. Banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan membuat kemacetan semakin parah.

Tiga jalur (dua jalur jalan aspal dan satu jalur tanah) yang dilewati tinggal menjadi satu jalur beberapa meter sebelum pasar. Banyaknya becak dan motor yang melawan arah menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Kendaraan lawan arah
Agaknya sudah menjadi 'tradisi' di jalur pantura. Jika di lajur yang dilalui terjadi kemacetan panjang, maka truk dan bis atau travel mengambil jalur sebaliknya. Jadilah kendaraan-kendaraan besar tersebut melawan arah. (otomotifnet.com)