Aprillia RSV4 Tampilan Juara Dunia

billy - Jumat, 23 September 2011 | 15:33 WIB

(billy - )


Saat melihat motor ini jangan berfikiran Tiger atau Scorpio yang dimodif ya! Ini benar Aprilia RSV 4 yang berkapasitas 1.000cc dan menjadi juara World Superbike (WSB) tahun lalu. Jokinya Max Biaggi, tapi ini kali Biagginya terbungkus baju balap MOTOR Plus.

Moge dengan konfigurasi mesin V4 ini memang sudah keren, tapi bukan berarti tidak ada proses modifikasi sama sekali. "Kalau standar ya kan enggak mungkin masuk rubrik modif," buka A. Saputera, pemilik motor dan konseptor proyek modifnya. Untuk teknis pengerjaanya, dia menyerahkan pada bengkel BMS di Palmerah dan Tomi Airbrush.

Sebenarnya ada cerita sendiri kenapa anak muda ini lebih memilih Aprilia RSV4 dibandingkan yang lainnya. "Moge ini jarang di Indonesia, selain itu konstruksi mesinnya juga beda. Ditambah saya suka Biaggi dari zaman dulu," ungkapnya. 

"Ubahan yang utama adalah sektor bodi. Seluruh cover bodi sekarang mengikuti desain yang dipakai Biaggi, beda dengan standarnya," tambah warga Puri Indah, Jakarta Barat ini.

RSV4 miliknya ini sudah yang kategori Aprilia Factory, artinya spek balap. Tipe ini sudah dilengkapi dengan suspensi Ohlins tapi tetap dengan bodi jalan raya. Sedangkan yang biasa tidak didukung suspensi canggih tadi.   

Misalnya saja sekarang sudah tidak ada lampu lagi, layaknya motor sirkuit beneran. "Itu bodinya dipesan khusus dan dikerjakan langsung di BMS," kata Ariawan, pimpinan BMS.

Bukan hanya itu, beberapa bagian bodi dibungkus carbon kevlar yang juga dipesan khusus dari Italia. "Nama produknya Max Performance dan proses pemasangannya tinggal bolt-on saja kok," tambah Saputera lagi.

Bagian yang dalam pelapisan kevlar ini seperti deltabox dan lengan ayun. "Untuk memasangnya tinggal tempelkan saja dengan double tape yang tipis tapi kuat. Jika dirasa masih kurang nempel, pasti akan getar saat motor dibawa ngebut," ungkap pria yang segera punya tim balap motor besar ini.

Kelar dengan urusan bodi memang tinggal lanjut ke pemasangan pernak-pernik kecil supaya semakin seperti motor balap. Misalnya saja penambahan frame slider, footstep, visor, juga dengan slang rem yang full branded.

"Dengan pemilihan detail yang tepat, ini sudah benar-benar menjadikan motor replika juara dunia WSB 2010. Mulai dari tipenya sampai detail keseluruhan," tutup Saputera.

Full Airbrush
Baju baru yang dipasang ini awalnya belum dilengkapi warna alias masih polos. Karena memang inginnya bergaya Max Biaggi, maka sudah ada niat untuk menggunakan motif yang dipakai rider Italia tadi. "Tapi, sempat ada beberapa pilihan warna di awal. Akhirnya pilihan jatuh seperti ini karena memang ingin tampil cerah," kata Saputera menerangkan.  

Dia tidak ingin hanya pakai stiker. "Pokoknya harus airbursh sebab itu tandanya lebih berani daripada hanya tempel stiker," ujarnya. Pengerjaan diserahkan pada Tomi Gunawan juragan Tomi Airbrush.

Hasilnya layak diacungi jempol. Bagian kecil berbagai produk sponsor pendukung tertulis jelas. Bahkan di sekitar nomor start di bagian depan ada motif baru layaknya carbon kevlar. Padahal itu adalah hasil semprotan cat.   (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban : Pirelli Diablo 120/70-17
Ban belakang: Pireli Diablo 190/50-17
Pelek : Marchesini
Knalpot : Akrapovic Titanium
Handgrip : Rizoma
Frame slider: Motivation
Rantai : DID
Frame carbon: Max Performnace
Cover blok mesin: Max Performance
Windshield: Puig Racing
BMS: 0819-1511-3717