Yamaha Scorpio Ala Casey Stoner, Jurus Tipu-Tipu

billy - Rabu, 30 Maret 2011 | 16:08 WIB

Yamaha Scorpio Ala Casey Stoner, Jurus Tipu-Tipu (billy - )

Yamaha Scorpio Ala Casey Stoner, Jurus Tipu-Tipu
Jadi ingat motor Casey Stoner pada 2009 lalu. Jelas karena yang punya memang penggila Ducati. Enggak bisa punya GP1, ya tinggal rombak Scorpio miliknya. Jurus tipu-tipu yang dilakukan sakses menipu banyak orang. Ubahan yang dilakukan seolah ekstrem dan muuaaahal. Taunya, nggak lo.

Saat melihat kaki-kaki misalnya. Tampilan sekarang memang sudah jauh lebih kekar dari standar. Semua pasti mengira kalau itu pakai limbah moge atau produk variasi. Salah alias enggak betul. Semua masih komponen standar.

"Depan masih pakai sok asli. Hanya dikasih kondom menggunakan pipa," kata Adhen Pangestu dari bengkel Adhen Modified (AM) yang punya ide murah meriah dan bikin heboh ini. Selain pengiritan dari segi biaya, trik ini juga membuat ukuran tabung sok jadi sesuai dimensi bodi. Tentunya untuk mengejar harmonisasi.

Selain itu karena menggunakan pelek variasi yang tidak terlalu lebar, hanya 3 inci, maka dimensi sok ini jadi lebih pas. Begitu juga untuk sektor kaki belakang. Dengan bodi yang sudah besar seperti ini dipastikan masih menggunakan monosok asli. Apa nggak ambles tuh bro seperti yang sering dihadapi Scorpio umumnya?
Yamaha Scorpio Ala Casey Stoner, Jurus Tipu-Tipu
Lengan ayun sekarang juga terlihat lebih besar layaknya punya moge. Sekali lagi itu masih pakai bawaan motor. "Custom dengan penambahan pelat besi dan dibentuk seperti aslinya Ducati," kata pria yang buka bengkel di Jl. Buncit Raya No. 57A, Jakarta Selatan ini.

Kelar di urusan kaki, baru deh ayah satu anak ini merancang bodi. "Fokusnya lebih kepada penyesuaian ukuran. Kalau bentuk tinggal jiplak motor Stoner tadi," tambahnya jujur.

Kejeliannya menjiplak memang terbukti, coba deh lihat desain buntut yang memang copy paste dari motor balap MotoGP musim kompetisi 2009 itu. Daaan, semuanya dibuat dari fiberglass.

Tapi, karena motor ini tetap akan dipakai di jalan raya, peranti seperti head lamp masih tetap dipertahankan. Jadi, ya tidak buta layaknya motor balap di trek.

"Posisi lampu rada ngumpet di bagian bodi depan, kalau jalan malam tetap dinyalakan dan masih mumpuni," tambah pria 31 tahun yang tidak atau lupa melengkapi diri dengan spion. Lupa apa lupa ya?

Trik lain yang dipakai Adhen buat mekelabui orang yang melihat ada pada knalpot undertail. Pas banget dengan desain bodi yang sudah seperti ini. Ssstt... itu gak fungsi. Hiasan doang, cuy!

Lalu, di mana dong saluran buangnya? "Knalpot asli dan fungsi ada di bawah, dekat fairing sebelah kanan," cerita Adhen sambil ngakak. Itu murni custom sendiri dengan menggunakan ujung knalpot mobil.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 120/70-17
Ban belakang : 180/55-17
Pelek : Okinawa
Setang : Custom
AM: 0812-8883-3100