Awas, Slang Pembuangan Karburator Bisa Mengisap Air!

billy - Minggu, 13 November 2011 | 07:44 WIB

Awas, Slang Pembuangan Karburator Bisa Mengisap Air! (billy - )

Awas, Slang Pembuangan Karburator Bisa Mengisap Air!

Slang pembuangan atau slang napas diamankan posisinya
Dari mangkuk karburator dilengkapi slang pembuangan. Berfungsi untuk membuang bensin yang kelewat banyak masuk ke dalam mangkuk karburator.

Dipasangnya slang pembuangan tentu ada tujuannya. Yakni, agar karburator tidak banjir bensin. Sebab, kalau karbu sampai banjir bensin akan berakibat mesin mbrebet bahkan bisa jadi mogok.

Itu karena busi tertutup atau kebanjirann bensin. Sehingga tidak bisa memercikan api. Sudah pasti mesin akan mati karena tidak bisa membuat terjadinya pembakaran di dalam silinder.

Selain mengemban tugas tadi, rupanya slang pembuangan ini juga bisa membawa petaka. Terutama kalau musim hujan dan permukaan jalan yang dilalui dipenuhi genangan air.

Rupanya slang pembuangan ini juga mengisap air. “Atau bahkan menarik butir-butir air atau uap saja. Akhirnya masuk ke dalam mangkuk karburator,” jelas Bule alias Samsuri, mekanik Pejuangan Motor di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Karena masuk ke dalam mangkuk karburator, sudah pasti air tadi diam di dasar mangkuk. Atau bahkan ikut terisap juga ke dalam silinder. “Awalnya mesin hanya mbrebet dan akhirnya bisa mogok,” jelas mekanik yang sekarang gabung di ADR Speed itu.

Makanya, kalau mau menghindari terjadinya isapan air, lebih baik posisi slang itu dinaikkan arahnya. “Kalau di motor bebek, biasanya slang ini diikatkan pada kepala silinder. Untuk itu posisinya dipindah saja,” saran Ahak dari Hak Motor yang kini berkelana di Bengkulu itu.

Ahak bicara ketika masih ngebengkel di daerah Kapuk, Jakarta Utara. Daerah tempat mangkal Ahak kerap banjir lantaran luapan dari Kali Angke, Jakarta Barat.

Kalau diamati lagi, ada lagi slang nafas di karbu. Saluran slang ini menuju lubang yang mengarah ke mangkuk karbu juga. Fungsi slang ini untuk menjaga keseimbangan tekanan di dalam mangkuk dan juga udara dari luar.

Tekanan di mangkuk karbu diupayakan seimbang. Maksunya supaya ketika tidak terjadi kevakuman di dalam mangkuk karbu. Dengan adanya lubang nafas ini kembali dinetralkan. Karena dihubungkan dengan udara luar.

Slang ini memang kadang asal dipasang. Namun kalau posisinya menjulur ke bawah dan adanya air banjir atau cipratan dari roda, bisa saja ikut terisap ke dalam mangkuk karbu.

Untuk itu, menyambut musim hujan seperti sekarang ini, harus segera diamankan. Arah slang bisa dinaikkan atau diluruskan. Tujuannya, ya supaya tidak mudah mengisap air.   (motorplus-online.com)