Kenali Kode Produksi Aki, Cegah Tertipu Produk Kadaluarsa

billy - Rabu, 2 Februari 2011 | 07:57 WIB

(billy - )


Jakarta - Ada kejadian unik, suatu hari ada pengguna Honda Vario yang mengganti aki baru karena yang lamanya sudah soak.

Setelah banyak minta rekomendasi dari beberapa teman, akhirnya perempuan umur 24 tahun itu menggunakan tipe aki maintenance free (MF) GTZ5S.

Namun masalah pun datang keesokan harinya. Karena aki yang baru dipakai sehari itu  sudah tekor/soak kembali. Setelah balik ke tempat pembelian aki, ternyata peranti diklaim sudah kedaluarsa.

Lho, kok bisa, ya (kayak makanan aja)! Lantas, di mana kode expired-nya? Lebih ngeselin, kenapa penjualnya enggak memberitahu? Wah repot, deh!

Nah, pasti Anda ogah meng­alami nasib seperti Rini, kan? Makanya, saat beli aki dituntut lebih teliti. Maklum, enggak semua penjual peranti itu yang jujur, tuh.

Pastinya,  agar kasus serupa tak berulang, sebaiknya Anda paham soal aki. Setidaknya, lebih aware terhadap kode produknya. Karena ini yang menentukan kapan aki kedaluarsa.


Maklum, biasanya orang membeli aki hanya tahu tipenya aja; kering atau basah. “Sementara waktu expired-nya tak semua orang tahu. Satu hal lagi, umumnya, beli aki cuma mikirin harganya aja (cari yang murah), ” kata Hendra ‘Ibe’ salah satu pedagang aki di Jl. Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakbar.

Oh ya, masih menurut Hendra, kekuatan aki dalam keadaan baru sebenarnya bisa 4-6 tahunan (tergantung rutinitas pemakaian motor Anda), lebih dari waktu tersebut biasanya penjual aki harus menyetrum ulang yang akan digunakan. “Sehingga, kerjanya kembali normal,” sambung pria yang paham seluk-beluk aki ini. 

Hal sama diungkapkan Dendy Primaulana, kepala bengkel resmi Honda (PT Wahana Makmur Sejati) di Jl. Gunung Sahari No. 32, “Jika aki tekor dampak lain selain tidak bisa melakukan electric starter, lampu-lampu akan menjadi redup dan kabel-kabel pada kelistrikan bisa korsleting akibat aliran listrik yang tak sempurna.”


Makanya, menjadi sangat penting, sebelum beli aki, harus lihat tanggal produksi terlebih dahulu.

“Apalagi, aki kedaluarsa terkadang jika dicek voltasenya memang terlihat normal. Tetapi belum tentu bisa menyimpan arus,” kata mekanik bersahabat ini sembari bilang, di bengkelnya tahun depan juga akan disediakan mesin dyno.  

Cara baca kode AKI

Pengin tahu cara baca kode produksi aki? Nih, kepala mekanik­ ramah itu memberi tahu cara simplenya.

Misalnya, membaca kode produksi pada GS GTZ5S. Di aki GS disudut atas sebelah kiri tertera angka 14.10.6. Dua digit terdepan (14) menunjukan tanggal produksi. Artinya aki ini diproduksi pada tanggal 14. Dua dugit berikutinya menujukan bulan. Artinya aki ini dibuat pada bulan ke 10 dan yang terakhir adalah tahun (6). Berarti tahun pembuatan 2006.

Kalau pada aki Yuasa biasa­nya nomor yang tertera terdiri dari 8 digit. Misal nomor produksi 29050930. Angka 29 menandakan baterai ini diproduksi di hari ke-29, 05 menandakan di bulan ke-5, lalu 09 sebagai tahun saat aki ini dibuat (2009), dan kode produksi tertera pada angka terakhir; 30.