Gula Darah Pada Bikers, Awas Jika Sering Kesemutan!

Dimas Pradopo - Selasa, 12 Februari 2013 | 12:00 WIB

(Dimas Pradopo - )


Gula darah sering dikaitkan dengan diabetes. Sedangkan gula darah sendiri adalah kandungan glukosa dalam darah. Ada yang kandungannya rendah disebut dengan hipoglikemia dan terlalu tinggi  adalah hiperglikemia. Gula darah normal antara 140-190, tergantung kondisi badan masing-masing orang.

Paling banyak terjadi adalah kadar gula darah tinggi. Kondisi ini kelamaan akan menyebabkan diabetes. Banyak pengendara tanpa sadar mengalami tingkat gula darah tinggi.

Menurut dr. Elias L. Tobing M.H.A, dari klinik khusus stroke dan diabetes di Jl. Tekukur II/9B, Kompleks Sekneg Lama, Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,  penyebab diabetes bisa disebabkan oleh dua hal. Yaitu, faktor keturunan dan faktor yang didapat sendiri.

Faktor keturunan, jelas dibawa dari salah satu atau kedua orang tua. "Jadi kalau sudah diketahui orang tua menderita diabetes, harus segera sadar diri dan rajin mengecek kadar gula darah dalam tubuh," saran dokter Elias.

Sedangkan faktor yang didapat sendiri, dipengaruhi oleh pola makan, pola hidup dan lingkungan. Makanan yang mendorong meningkatnya kadar gula darah, sering mengkonsumsi  makanan cokelat, nasi, makanan manis dan lainnya. Yang tidak diikuti dengan pola hidup sehat dan olahraga dan istirahat teratur.

"Apalagi kondisi sekarang tekanan pekerjaan berlebih, orang sering stres, sulit tidur. Itu juga dapat meningkatkan gula darah," tambah dokter humoris ini.

Meningkatnya gula darah tidak bisa semuanya dirasa. Tetapi ada sedikit tanda yang wajib dicurigai apabila mengalami kondisi seperti, sering kesemutan, kulit terasa baal, sering buang air kecil pada malam hari antara 5-8 kali, lemas atau mudah diserang kantuk. "Kadar gula darah tinggi dalam jangka lama karena tidak dirasa, bisa menyerang ke syaraf," wanti dokter ramah itu lagi.

Efeknya pengendara bisa tiba-tiba blank, karena syaraf terganggu. "Termasuk juga syaraf mata yang dapat mengakibatkan mata jadi nggak fokus," pesannya.

Apabila merasakan kondisi badan berbeda, sebaiknya segera cek gula darah. Efek pola makan yang tidak baik, polusi lingkungan dan tingkat stress, menyebabkan gula darah tinggi tidak hanya menyerang orang tua. "Usia produktif mulai banyak terserang. Bahkan karena tidak mendapat perhatian, banyak orang mengalami stroke ringan. Karena syarafnya mulai terserang," pesan dr. Elias lagi.

Apabila diketahui gula darah tinggi, "Penanganan pertama konsumsi obat glukopak atau amaril. Kalau lebih valid lagi dengan ozon darah. Yaitu, memasukkan ozon ke dalam darah agar lebih segar dan kadar gula darah cepat turun," sarannya sekali lagi. (motorplus-online.com)