Ini Mercedes-Benz Yang Batal Jadi Mobil Menteri

Kamis, 11 September 2014 | 12:02 WIB


Jakarta - Sebelumnya, pemerintah sudah menetapkan Mercedes-Benz sebagai pemenang lelang pengadaan mobil dinas menteri, namun akhirnya dibatalkan karena berbagai alasan. Seperti apa sih mobilnya?

Dari berbagai kelas Mercedes-Benz, E-Class termasuk tipe menengah, karena diatasnya masih ada S-Class. Kementerian Sekretariat Negara memilih Mercedes-Benz E 400 sebagai kendaraan untuk para menteri tersebut.

Versi terbaru, sektor mesinnya saja sudah mengalami ubahan, dengan mengurangi jumlah silinder yang tadinya V8 menjadi V6, namun Mercy tetap menyematkan turbo ganda. Mesin tersebut sanggup menghasilkan tenaga 329 dka dan torsi 354 lb-ft.

Berbagai fitur baru dan canggih sudah diterapkan pada Mercedes-Benz E 400. Antara lain sistem kemudi yang sudah mengusung electrically assisted, juga penguatan pada bodinya menjadi lebih kaku.

Kenyamanan interior juga ditingkatkan, dengan perubahan tata letak detail kabin, sehingga membuat kabinnya lebih berkelas. Mobil ini juga punya sekitar 24 kamera dan radar, juga sensor ultrasonik untuk mengawasi sekeliling mobil, mulai dari depan, samping, belakang.

Mercedes-Benz juga menyematkan Distronic Plus, berupa cruise control yang bisa beradaptasi dengan kondisi jalan. Juga fitur parkir paralel otomatis.

Selain menteri kabinet, pejabat setingkat menteri, mantan presiden, dan mantan wakil presiden juga tadinya akan mendapat mobil ini, dengan nilai tender sebesar Rp 91,94 miliar untuk pengadaan 72 Mercy tipe E-Class 400. (mobil.otomotifnet.com)