Cek Oli Mesin, Baca Kondisinya Lewat Dipstick

Billy,Otomotifnet - Senin, 13 Agustus 2012 | 15:40 WIB

(Billy,Otomotifnet - )

Sudah siap melakukan perjalanan panjang seperti saat liburan nanti? Jangan lupa memeriksa kondisi oli mesin. Tak sulit kok untuk mengeceknya. Selain lewat orang bengkel, bisa juga dilakukan sendiri.

Buat orang umum, periksa oli mesin yang paling gampang, ketika kunci kontak di-ON-kan, lampu indikator oli akan hidup. Lalu starter. "Tunggu sekitar 1-3 detik, jika lampu itu mati, tandanya oli masih ada dan sistem pelumasnya berjalan bagus," jelas Usman Adie, Techical Manager Toyota Team Indonesia.

Lampu indikator akan menyala atau mati-menyala, ketika olinya kira-kira tinggal 1 liter jika ada gangguan atau bocor. Pemeriksaan volume oli bisa juga dilakukan dengan bantuan dipstick yang sudah tersedia pada setiap kendaraan.
Reza
Cek Oli Mesin, Membaca Kondisi Lewat Dipstick
Pengecekan sebaiknya sebelum mesin hidup atau kondisi mesin dingin. Parkir mobil pada permukaan datar. Cari dipstick yang biasanya berada di bagian atas bongkahan mesin (Gbr. 1). Tak sampai 5 menit untuk mendapatkannya.

Cabut dipstick dari lubangnya, lalu bersihkan ujungnya pakai tisu atau kain lap (Gbr. 2). Kemudian celupkan lagi ke dalam mesin, cabut kembali. Ingat, dipstcik-nya jangan dibalik (ujungnya di posisi atas) agar bisa diketahui oli berada di level mana (Gbr. 3). Pada ujung dipstick ada dua tanda, F (full) dan E (empty).

"Yang bagus antara F dan E. Jangan lebih dari F karena nanti bisa mengganggu kinerja mesin. Kalau di bawah E, jangan langsung ditambah. Tetapi periksakan dulu, apakah ada yang bocor atau gangguan sistem pembakaran," lanjutnya. Kalaupun harus ditambah, kurang dari 1 liter.

Pria yang sempet memegang jabatan Service Operation Manager Tunas Toyota ini, menambahkan, saat melihat oli di dipstick, bisa sekalian pantau warnanya. Kalau terlalu gelap, maka oli itu kotor. Cocokkan dengan jadwal penggantian oli. Kalau jadwalnya masih lama tetapi oli sudah kotor, berarti ada masalah juga.

Itu pula kenapa warna dipstick dibuat terang, agar warna oli bisa kelihatan (Gbr. 4). Yang penting juga diingat, adanya catatan yang gampang dilihat, kapan oli itu harus diganti, pakai hitungan kilometer atau waktu.

Mengetahui batas volume oli adalah hal yang sangat penting dilakukan agar usia mesin mobil Anda bisa lebih panjang. Ingat, oli bagaikan darah di mobil, olilah yang menentukan hidup matinya mesin kendaraan. Jangan sampai perjalanan liburan terganggu akibat lalai memeriksa kondisi oli. (mobil.otomotifnet.com)