Cairan Penetran Vs Silikon, Kenali Fungsi & Efeknya

billy - Senin, 23 April 2012 | 10:09 WIB

(billy - )

 
JAKARTA - Menjaga mobil tetap prima dan nyaman dipakai, sudah jadi ritual pemiliknya melakukan semprot-semprot berbagai jenis carian. Sayangnya belum banyak yang tahu persis menggunakan cairan itu sebagaimana fungsinya. Terutama jenis penetran dan silikon.

Kedua jenis tadi bahannya berbeda, begitupun kegunaannya. Nah, repotnya kebanyakan pemilik mobil lebih main aman dengan memakai produk yang sering dipakai. Misal untuk penetran, orang lebih mafhum untuk menghilangkan karat.

"Semua penetran hampir sama kategorinya, biasanya dipakai untuk antikarat. Selain itu ada lagi pembagiannya, misal khusus digunakan untuk apa. Kalau silikon bisanya digunakan pada benda plastik atau karet," ujar Tjahja Tandjung, pemilik supermarket oli Toda.

Penetran biasanya mengatasi bunyi-bunyi yang timbul pada kendaraan. Sifatnya ada yang setelah disemprot lalu hilang, ada pula yang masih meninggalkan pelumas. "Silikon bisa dipakai buat karet di kaca jendela biar lebih lancar dan tidak bunyi saat kaca dinaikturunkan," lanjutnya.

Bisa juga dipakai di dasbor jika sambungan antarplastiknya sudah kering dan menimbulkan bunyi-bunyi. Namun ada yang dasbornya diberi perlindungan dengan cleaner sehingga terlihat mengilap karena mengandung silikon.

Meski begitu, hati-hati. "Silikon ada yang bikin lengket dan tidak. Misal ada suatu merek yang disemprot ke dasbor, dasbor bisa lengket dan malah menampung debu," timpal Arief Hidayat, bos PT Foerch Indonesia, pemegang merek produk Foerch dan Wealthy.

Menurutnya, silikon punya titik didih sekitar 300°C dan sifatnya licin, bisa juga jadi seperti karet. "Sementara penetran itu harus punya kemampuan memecahkan atau melarutkan (karat, misalnya).”

 silikon bisa dipakai pada bahan plastik atau karet
Ditambahkan, silikon itu water repellent (tidak bisa menempel) sedangkan penetran tidak water repellent. Misal karburator, distributor atau kabel busi yang rawan kena air, bisa disemprot silikon. Kabel busi jika kena air bisa keluar loncatan bunga api, kalau mau dicegah, semprotkan silikon agar jangan sampai bocor. Karena sifat silikon tak menghantar listrik.

Selain itu, terdapat pula bahan bernama adhesive lubricant yang tahan sampai panas 250°C. Ini lebih cocok untuk mengatasi bunyi-bunyi yang timbul dari kolong mobil lantaran sering dicuci steam.Pasalnya, gemuk atau lubricant mudah rontok, larut kena air panas akibat semprotan air tekanan tinggi tersebut.

Meski adhesive lubricant sudah lama ada, tetapi jarang dikenal. "Contohnya lagi, jika engsel pintu disemprot penetran atau silikon, enggak akan menolong karena kedua jenis itu hilang jika kena air. Beda dengan adhesive lubricant yang tidak luntur kena air," urai pria yang berbisnis produk cairan hampir 18 tahun ini.

Kembali ke penetran dan silikon, baik Tjahja maupun Arief menyarankan pengguna cairan ini harus tahu fungsinya untuk apa. Jangan cari harga murah, tetapi kegunaannya.

Intinya, tak ada bagian luar mobil yang perlu disemprot silikon, kecuali karet pintu jendela. Yang juga mesti diingat lagi, meski silikon memiliki sifat water repellent, pelan-pelan akan larut dan silikon juga bisa menyebabkan karat karena mengandung acid.  (mobil.otomotifnet.com)