Pasang Sokbreker Hidrolik Kap Mesin Praktis!

billy - Selasa, 31 Mei 2011 | 08:06 WIB

Pasang Sokbreker Kap Mesin Praktis! (billy - )

JAKARTA - Tentu merepotkan saat ingin membuka kap mesin, apalagi dalam kondisi panas. Anda harus membuka pengait kap mesin, lalu mengangkat dan menahannya.
 
Kemudian harus mencari posisi penyangganya. Tidak ingin repot lagi? Sokbreker kap mesinlah solusinya.

Perangkat ini berfungsi untuk menahan kap mesin saat posisi terbuka, tanpa membutuhkan penyangga.
 
Jadi, saat Anda melepaskan pengait kap mesin, dengan sendirinya kap mesin akan terangkat ke atas. Ilustrasinya, seperti sokbreker pada pintu belakang MPV maupun SUV.

Di pasaran, sudah tersedia kit sokbreker kap mesin yang dibuat sesuai dengan dimensi dan bobot masing-masing kap mesin. Mulai dari MPV, sedan hingga SUV.
 
“Sehingga kita tak perlu repot mencari spesifikasi hidrolis yang pas, karena tinggal pasang. Harganya berkisar antara Rp 400-550 ribu. Per setnya terdiri dari dua buah sokbreker (hidrolik) beserta baut dan adaptornya,” terang Henry dari workshop Arena Motorsport di Pusat Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat.

Cara Pemasangan

1. Pertama, buka 3 baut (10 mm) di bagian tengah kap mesin dan 3 baut yang terdapat di sisi atas fender.

2. Pasang adaptor pegangan as sokbreker dengan kunci pas 10 mm. Supaya tidak mentok, lepas juga karet penahan as sokbrekernya. Angkat bagian belakang karet, lalu tarik ke arah belakang.

3. jangan terbalik saat memasang adaptor as sokbreker. Lihat tulisan R (Right) atau L (Left) yang terdapat di adaptor. Pasang ring bergerigi yang posisinya di sisi dalam adaptor (yang menempel dengan kap mesin).

4. Pasang as sokbreker. Masukkan bagian ujung batang sokbreker ke adaptor yang telah terpasang. Caranya, cukup tekan sampai terdengar suara klik. Tabung sokbreker harus terpasang di bagian atas, sedang batang as menghadap fender.

5. Tes fungsi. Dengan cara buka-tutup kap mesin untuk menyakinkan sokbreker tersebut sudah terpasang sempurna.
Pasang Sokbreker Kap Mesin Praktis!
Cara Rawat
Sokbreker kap mesin ini bisa dikatakan hampir bebas perawatan. Namun jangan sampai ada debu maupun pasir yang menempel di inner tube-nya. Karena bisa membuat inner tube tergores dan bisa mengakibatkan kebocoran.  (mobil.otomotifnet.com)