Waspada, Mobil Disikat dengan "Radio Jamming"

Jumat, 7 Februari 2014 | 14:03 WIB


Pintu tidak bisa dikunci dengan remote bukan berarti baterai sudah lemah

Jakarta - Himbauan kepada pemilik mobil, hati-hati jika parkir di pusat keramaian seperti di mal, pasar atau tempat hiburan. Ketika sudah ke luar dari kendaraan, ternyata pintu tidak bisa dikunci dengan remote.

Sekadar mengingatkan, itu bukan berarti baterai di remote sudah lemah. Lantas, jangan menggunakan kunci kontak untuk mengunci pintu. Mobil sudah terkena "radio jamming" dari kendaraan lain yang berada tidak jauh dari kendaraan Anda.

Kejadian ini pernah dialami, sebut saja Mr.X di rest area tol Jagorawi, beberapa waktu lalu. Saat ingin meninggalkan mobil, pintu tidak dapat dikunci dengan remote. Karena terburu-buru, akhirnya menggunakan kunci kontak mengunci pintunya.

Alangkah kaget ketika ia balik ke mobil. Pintu sudah tidak terkunci dan laptop yang teronggok di jok belakang raib. Setelah diteliti, rupanya lubang kunci di pintu sudah dijebol dengan kunci T. Termasuk rumah kunci kontak, tapi mobil tidak dibawa kabur mungkin ramainya orang di sekitar.

Lantas, apa hubungannya dengan "radio jamming"? Alatnya disebut "Radio Jammer" yang didesain untuk mengacaukan sinyal, sehingga suara yang ke luar tidak sempurna. Di negara totaliter, Radio Jammer dipakai untuk mengganggu frekuensi radio, terutama radio asing, sehingga suaranya tidak ke luar.

Kini, Radio Jammer dimanfaatkan untuk menyikat mobil, atau minimal mengambil barang di dalam. Dengan alat ini, sistem alarm dan central lock mobil akan lumpuh. (Mobil.Otomotifnet.com)

YANG LAINNYA