Bahaya Udara Panas di Kabin Mobil
Ketika kendaraan diparkir di bawah sinar matahari langsung, suhu di dalam kabin dapat meningkat secara signifikan dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
Penelitian menunjukkan bahwa panas berlebih pada kabin dapat menyebabkan bahan plastik pada dashboard dan kursi mengeluarkan gas benzena (C6H6), sebuah zat yang berbahaya jika terhirup karena berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.
Untuk mengurangi suhu panas di dalam kabin, sangat disarankan membuka seluruh jendela mobil secara lebar agar udara dapat bersirkulasi dengan cepat.
Setelah itu, mengaktifkan AC dengan kecepatan blower tertinggi dan mengatur sirkulasi udara pada posisi terbuka akan membantu mendorong udara panas keluar dan memasukkan udara segar dari luar.
Setelah suhu di dalam kabin menyamai suhu luar, jendela dapat ditutup dan sirkulasi AC dikembalikan ke posisi tertutup untuk mendinginkan kabin secara optimal.
Perawatan Filter Udara untuk Perjalanan Jauh
Selain menjaga kenyamanan suhu di dalam mobil, perawatan filter udara juga sangat penting terutama sebelum melakukan perjalanan jauh seperti mudik Lebaran.
Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran agar pasokan udara ke mesin tetap bersih dan optimal.
Jika filter udara kotor, performa mobil dapat menurun, misalnya mobil menjadi kurang bertenaga karena pasokan udara terhambat debu yang menempel.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR