Preview YCR Seri Final Yogyakarta, Didominasi Joki Lokal

billy - Jumat, 30 November 2012 | 10:32 WIB

(billy - )


Putaran final balapan satu merek Yamaha atau dikenal dengan Yamaha Cup Race yang berlangsung di trek stadion Mandala Krida berlangsung di malam hari. Dampaknya jelas pembalap butuh skill tersendiri dan menyinggung soal adaptasi dan pengenal trek, bisa joki Yogyakarta mendominasi balapan. Harap maklum pembalap Yogyakarta sudah tak asing dengan kondisi lintasan di stadion Mandala Krida.

"Kami melakukan latihan dan juga setting sepeda motor di trek Mandala Krida ini jadi bicara lay-out dan karakternya tidak begitu merepotkan. Hanya saja, seri final nanti diselenggarakan malam hari. Itulah tantangan sebenarnya," beber Agus Setiawan, joki dari skuad Yamaha Yonk Jaya, yang menjadi pemuncak klasemen pembalap region Jawa.

BIDIK ASEAN CUP
Para pembalap bertekad memberikan hasil yang terbaik di putaran final YCR musim ini di sirkuit stadion Mandala Krida yang berlangsung malam hari. Bukan tanpa alasan para berambisi memberikan yang terbaik mengingat pihak PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT YIMM) mengganjar bagi pembalap seeded dan non-seeded yang berhasil menembus 5 besar di putaran final YCR Yogyakarta berhak masuk tim yang diberangkatkan ke kancah Yamaha Asean Cup di Filipina (7/12) mendatang.

"Jadi bukti dan komitmen kami menggembleng pembalap tampil melawan pembalap mancanegara dengan kondisi motor standar di mana yang digunakan balapan nanti tidak boleh mengalami ubahan apapun dan hanya mekanik yang ditunjuk boleh melakukan ubahan. Nah, di YAC Filipinan nanti pembalap benar-benar dituntut mengeluarkan skill terbaiknya," beber Supriyanto selaku manajer divisi motorsport PT YIMM.

Nah, pembalap Yogyakarta seperti Agus Setiawan, Yoga Adhi P. dan juga Florianus Roy bakal berusaha untuk bisa menembus 5 besar pembalap seeded atau kategori expert untuk menjadi wakil Indonesia di YAC Filipina nanti. “Target saya tentunya bisa ikut kontingan Indonesia ke Filipina. Untuk itu akan berusaha keras mengerahkan penampilan terbaik saya nanti," cerita Yoga Adhi Pratama.

Jadi penentuan siapa 5 pembalap seeded (expert) dan non-seeded (novice) yang bakal menjadi wakil Indonesia tampil di Filipina. Kompetisi balap malam di trek stadion Mandala Krida menjadi pertaruhannya. Semoga pembalap terbaik yang jadi pemenangnya. (otosport.co.id)