Otomotifnet.com - Industri olahraga Indonesia terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di ranah olahraga rekreasional dan gaya hidup aktif.
Namun, di tengah perkembangan itu, partisipasi masyarakat dalam olahraga rutin secara umum masih rendah.
Data Indeks Pembangunan Olahraga menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam olahraga hanya 25,4% dari total populasi usia 10-60 tahun.
Di tengah dinamika ini, representasi perempuan dalam industri olahraga secara profesional maupun sosial juga memiliki tantangan tersendiri.
Studi dan liputan Kompas menunjukkan bahwa aktivitas fisik berat yang dilakukan perempuan relatif jauh lebih rendah dibanding laki-laki hanya 18,7% perempuan tercatat rutin melakukan aktivitas fisik berat, dibanding 43,7% laki-laki.
Kondisi ini menjadi perhatian mengingat olahraga teratur berkaitan erat dengan pencegahan penyakit kardiovaskular dan peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
Sementara itu, prestasi atlet perempuan Indonesia semakin menonjol di tingkat internasional, dari medali di Olimpiade hingga prestasi di berbagai cabang olahraga level global.
Akan tetapi, paparan media dan ruang representasi untuk perempuan dalam dunia olahraga masih sering kalah dibanding atlet laki-laki atau narasi olahraga pada umumnya.
Selain itu, stereotip terkait peran perempuan di olahraga maupun persepsi sosial yang masih melekat turut menjadi hambatan bagi partisipasi yang lebih luas.
Di tengah perkembangan tersebut, representasi perempuan dalam industri olahraga masih terbatas.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR