Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Awas, Bahaya Ini Mengintai Saat Kabel Mobil Semrawut

Konten Grid - Jumat, 27 Februari 2026 | 11:00 WIB
bahaya yang mengintai saat kabel mobil semrawut
Auto Bild Indonesia
bahaya yang mengintai saat kabel mobil semrawut

Otomotifnet.com - Bagi pecinta modifikasi atau pemilik kendaraan off-road, menambahkan peranti elektronik ekstra adalah hal yang lumrah.

Pemasangan aksesori seperti lampu tembak (spotlight), radio komunikasi, hingga pompa elektrik untuk sistem air locker seperti ARB, memang sangat menunjang fungsionalitas kendaraan.

Namun, di balik kemudahan tersebut, ada ancaman serius yang sering kali terabaikan, yaitu tata kelola kabel yang semrawut.

Sumber tenaga utama untuk semua aksesori ini biasanya diambil langsung dari aki.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menjadikan terminal positif (+) aki sebagai terminal tunggal tempat menumpuknya berbagai skun kabel tambahan.

Fenomena "kabel mangkal" ini tidak hanya merusak estetika engine bay, tetapi juga menciptakan titik panas (hotspot) yang berisiko memicu percikan api.

Kabel-kabel tambahan ini sering kali dipasang tanpa jalur (routing) yang terencana.

Akibatnya, kabel melintasi area panas seperti blok mesin atau jalur knalpot. Paparan panas berlebih dapat:

  • Menurunkan Kualitas Hantaran: Panas meningkatkan hambatan listrik (resistance), sehingga arus yang sampai ke alat tidak optimal.

  • Melelehkan Isolator: Jika kulit kabel terkelupas akibat panas, korsleting (hubungan arus pendek) menjadi ancaman nyata yang bisa menghanguskan seluruh kendaraan dalam hitungan menit.

Baca Juga: Kabel Mobil Rawan Putus Digigit Tikus, Gini Cara Baru Mengatasinya

Baca Juga: Kabel Oranye Mobil Listrik Tanda Enggak Boleh Asal Dipegang

Baca Juga: Kabel Bodi Motor Korslet Wajib Diurut, Biar Cepat dan Enggak Pusing, Mulai Dari Sini

Baca Juga: Bahaya Tegangan Tinggi, Kabel Ungu Honda PCX Hybrid Pantang Dipegang Sembarangan

Masalah tidak berhenti pada panas.

Kumpulan kabel yang tidak terorganisir di terminal aki sangat rentan terhadap korosi.

Reaksi kimia antara uap asam aki dan tumpukan kabel yang terbuka memicu pertumbuhan jamur atau kerak hijau (oksidasi).

Korosi ini menghambat aliran listrik dan merusak kabel secara permanen.

Statistik menunjukkan banyak kasus kendaraan, terutama mobil tua, berakhir terbakar karena instalasi kabel yang semrawut.

Seiring bertambahnya usia, kabel bawaan mobil sendiri sudah mengalami penurunan kualitas, apalagi ditambah beban kabel baru yang desainnya "asal terhubung."

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa