Pajak Mobil Mewah Naik 125 Persen, BMW Indonesia Siapkan 10 Model Baru di 2014

Rabu, 29 Januari 2014 | 09:20 WIB


Jakarta – Tahun Kuda kayu (2014) bisa dibilang tahun yang cukup berat bagi industri otomotif di Indonesia. Pemicunya, tak cuma nilai tukar dollar AS terhadap rupiah yang tidak stabil (melemah), naiknya cost produksi dan bahan mentah serta pemilu. 

Termasuk, naiknya Pajak Pendapatan Barang Mewah yang baru ditetapkan menjadi 125 persen. Tantangan tersebut memang dirasa cukup berat, tapi disikapi lain bagi BMW Indonesia. 

“Tantangan di tahun 2014 memang berat, tapi itu semua cukup menarik dan menyenangkan bagi kami,” ujar Jodie O’tania, Head of Corporate Communications PT BMW Group Indonesia. 

Peningkatan penjualan yang terjadi pada tahun 2013 hingga awal 2014 yaitu sebesar 28%, angka itu ditargetkan akan terus meingkat. Untuk Seri 5 sendiri, tahun lalu berhasil terjual 25% atau 610 unit dari total penjualan BMW 3.250 unit.

Mengenai kenaikan PPnBM, BMW tidak takut dan tetap optimis. Target penjualan tetap ditingkatkan. Keyakinan ini dikarenakan mobil BMW yang dipasarkan di Indonesia mayoritas memiliki kapasitas mesin di bawah 3.000 cc, sehingga aman dari sasaran kenaikan pajak PPnBM. Namun untuk kenaikan harga tetap ada, sekitar 1-4% saja.

Tak ketinggalan, BMW juga menyiapkan 10 produk baru untuk Indonesia di tahun 2014 ini. sedikit bocorannya seperti varian M3 dan M4 terbaru, serta ada seri baru yang belum pernah ada di Indonesia. 

“BMW juga berencana menambah dua dealer baru di tahun 2014 yang berlokasi di luar Jakarta, sebelumnya totalnya sudah ada 17 dealer,” tutup Jodie dengan ramah. (Mobil.Otomotifnet.com)