Rawat Cat Mobil Warna Hitam, Butuh Perawatan Ekstra

billy - Kamis, 17 Februari 2011 | 10:28 WIB

(billy - )


Jakarta - Sejatinya, perawatan bodi mobil tidak dipengaruhi warna. Hanya memang, warna hitam lebih mampu mengekspos kotoran, debu dan baret yang berada di atasnya. Sehingga, pemilik mobil dituntut untuk lebih telaten untuk melakukan perawatan.

“Car care, detailing dan paint protection dapat membuat warna cat lebih terjaga dan tak lekas kusam. Khususnya warna hitam,” terang Daniel Saputra, product consultant Meguiar’s.

“Disarankan membersihkan mobil setiap harinya,” sahut Suswono Rachman, mekanik dari divisi body dan paint PT. Astrido Toyota Kalimalang, Jakarta Timur. Hal tersebut dikarenakan lapisan debu akan mudah terlihat dan membuat mobil terlihat jorok, meski mobil disimpan dengan menggunakan sarung mobil.

Dalam pemilihan tempat parkir, diusahakan menghindari dari sinar matahari langsung. Karena, “Berjemur di bawah sinar matahari dalam waktu yang lama, dapat membuat usia lapisan pernis lebih cepat pudar,” tambah Daniel.

Pernis yang memudar, bikin tampilan mobil kusam. Misalnya saat parkir di sebuah mal, akan lebih baik parkir di basement atau ruang parkir dengan atap tertutup dibandingkan di lapangan parkir terbuka.

 Detailing dan paint protection dapat melindungi cat mobil dengan signifikan. Usahakan melakukan detailing minimal setahun sekali (kiri). Saat mencuci mobil, baret halus dan swirl akan mudah timbul. Oleh karenanya, lakukanlah pencucian mobil dengan baik dan efisien (kanan).
Menurut opini pribadi, ketika pemilik mobil memutuskan untuk membeli mobil dengan warna hitam, maka harus bersiap untuk melakukan perawatan ekstra ketimbang dengan warna lain. Bukankah ada ungkapan yang mengatakan bahwa ‘

Tampilan mobil mencerminkan kepribadian pemiliknya’. Sehingga wajar adanya jika memiliki warna hitam membutuhkan effort lebih agar kilau cat hitam mobil anda lebih terlihat awet dan terjaga. (mobil.otomotifnet.com)

Agar lebih jelas dan mudah diaplikasikan sendiri di rumah, yuk ikuti petunjuk bagaimana merawat cat hitam agar senantiasa terjaga mulai dari proses mencuci dengan baik hingga penyimpanan mobil, berikut ini.

1. Hindari jamur berkembang cepat. Jamur terjadi ketika ada air di permukaan mobil yang menguap karena panas sinar matahari. Maka, lakukan pencucian mobil saat pagi atau sore hari. Selesai membilas, lakukan pengelapan dengan segera.

2. Hindari baret halus dan swirl (sarang laba-laba). Lakukan proses menyeka/mengelap dengan gerakan searah. Gunakan lap khusus berbahan dasar microfiber yang dapat membuat kotoran terperangkap dan mudah dibuang.

3.   Proses detailing dan paint protection. Bertujuan agar lapisan pernis dapat terjaga      ketebalannya dan dapat menghilangkan baret serta swirl. Karena lapisan pernis yang tipis pada warna hitam akan membuatnya lebih cepat terlihat kusam. Idealnya detailing dilakukan minimal setahun sekali.

4. Hindari gunakan sabun berbahan deterjen untuk mencuci mobil. Sifat kimiawi deterjen dalam jangka waktu lama dapat membuat lapisan cat menjadi lebih cepat kusam. Disarankan untuk menggunakan shampoo dan sabun berbahan dasar air yang kini banyak tersedia di pasaran.

5. Saat membersihkan mobil dengan menggunakan kemoceng, hindari cara dengan ditekan, melainkan cukup dengan diseka saja. Penekanan pada kemoceng dapat menimbulkan baret dan swirl karena kotoran yang terperangkap dalam kemoceng.
 
6. Pastikan mobil dalam keadaan bersih sebelum menyimpannya dengan menggunakan sarung mobil, karena debu akan mudah tertimbun dalam waktu cepat. Pilih sarung mobil dari bahan yang halus agar tak menggores lapisan cat.