Shell Eco Marathon Asia 2012, Indonesia Raih 5 Gelar

billy - Rabu, 18 Juli 2012 | 16:03 WIB

(billy - )




“Marilah kita berseru Indonesia bersatu,hiduplah tanahku hiduplah negeriku…”

Penggalan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dinyanyikan 80-an mahasiswa dari 9 perguruan tinggi dan lembaga pendidikan asal Indonesia yang berkompetisi dalam gelaran Shell Eco-marathon Asia 2012 di sirkuit Sepang, Malaysia(4-5/7).

Mereka berasal dari Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Indonesia (UI), Politeknik Manufaktur Negeri Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Atas undangan PT Shell Indonesia, OTOMOTIF menjadi saksi mereka bertarung dengan mahasiswa dari 17 negara se-Asia dan Timur Tengah. Para mahasiswa ditantang mendesain kendaraan yang ramah lingkungan. Menggunakan jumlah energi paling sedikit, mengurangi emisi juga dapat bekerjasama untuk mengeksplorasi solusi transportasi saat ini dan masa depan.

“Kami berharap berkumpulnya para anak muda cerdas Indonesia bersama mahasiswa Asia dan Timur Tengah di ajang ini, menambah wawasan akan pentingnya membuat inovasi akan bahan bakar yang efisien,” ujar Sri Wahyu Endah, Social Performance Manager PT Shell Indonesia. Berikut hasil karya mereka yang sukses membawa pulang piala.

Tim ITB dengan kendaraan Cikal Cakrasvarna keluar sebagai juara pertama di kategori UrbanConcept berbahan bakar bensin. 1 liter menempuh 196,3km. “Saat melakukan akselerasi, bila terhalang kendaraan lain harus pintar-pintar mengatur pengereman supaya tenaga mesin tidak terbuang percuma” ungkap Peter Lukito Ferdian yang ditunjuk sebagai manager tim.

Kategori UrbanConcept dengan bahan bakar FAME (Fatty Acid Methyl Ester) sukses diraih tim ITS 2 dengan Sapuangin 7. “Tahun lalu kami berhasil menghabiskan 1 liter untuk 150 km. Sekarang kami 1 liter menempuh jarak 166,9 km,” ujar Yoga Dwi Widagdo sebagai Ketua Tim.

Di kategori UrbanConcept berbahan bakar bensin, tim Sadewa dari Universitas Indonesia menurunkan Kalabia Evo-2. Menggunakan transmisi single ratio, bermesin injeksi 135 cc. Sukses berada di posisi 2. Menghabiskan 1 liter bensin dengan jarak tempuh 152,3 km. “Sempat mengalami masalah pada sistem single ratio yang menyebabkan borosnya bensin saat melalui tanjakan” jelas Fitra Didik Nugroho sebagai ketua tim.

Ini mobil Cakrawala karya tim cikal dari ITB. Ikut di kelas Battery Electrric kategori UrbanConcept ini menyabet juara 2 dengan 1 kWh menempuh jarak 74,9 km. “Harus mengontrol akselerasi awal dalam menginjak pedal gas serta injakan selalu konstan bila melewati tanjakan,” urai Ignatius Ronny yang didapuk menjadi driver buka rahasia.  (mobil.otomotifnet.com)