Sejak 5 seri terakhir berjalan di Formula 1, tim Force India menuai banyak poin yaitu 36 poin untuk klasemen tim ketimbang tim Renault GP yang hanya menuai 5 poin dengan 2 seri kosong melompong. Walaupun secara total tim Renault GP masih memimpin sebesar 70 poin (selisih 22 poin dari tim Force India), namun posisinya akan terancam jika pembalapnya tidak mencetak poin di 5 seri tersisa musim ini.
Paul di Resta yang tampil cukup kompetitif dengan strategi pit stop yang lumayang berani di Formula 1 Singapura (25/9) lalu, menganggap bahwa ketertinggalan 22 poin di bawah tim Renault GP bukanlah gap yang terlalu besar. Di Resta pun cukup yakin bisa tampil lebih baik di 5 seri terakhir dan menyetor poin bagi timnya. Setidaknya bisa mengasapi tim Renault GP di urutan klasemen ke-5.
“Sebelumnya kami berada dalam masa yang kurang bagus. Namun menjelang F1 Singapura, tim membawa beberapa paket upgrade dan akhirnya itu bekerja dengan sangat baik. Kami berhasil menjauh dari poin tim Sauber di klasemen tim. Saya rasa paket ini akan sangat menolong performa kami menjelang akhir musim 2011,” yakin Di Resta.
“Saya sangat yakin akan posisi kami di klasemen akhir nantinya. Kami hanya ingin mengubahnya sedikit saja setting mobil agar lebih pas dengan keinginan kami dan lebih kompetitif di lintasan nantinya. Jadi saya tidak akan pernah menyerah,” pungkas mantan pembalap DTM itu. (otosport.co.id)
Paul di Resta yang tampil cukup kompetitif dengan strategi pit stop yang lumayang berani di Formula 1 Singapura (25/9) lalu, menganggap bahwa ketertinggalan 22 poin di bawah tim Renault GP bukanlah gap yang terlalu besar. Di Resta pun cukup yakin bisa tampil lebih baik di 5 seri terakhir dan menyetor poin bagi timnya. Setidaknya bisa mengasapi tim Renault GP di urutan klasemen ke-5.
“Sebelumnya kami berada dalam masa yang kurang bagus. Namun menjelang F1 Singapura, tim membawa beberapa paket upgrade dan akhirnya itu bekerja dengan sangat baik. Kami berhasil menjauh dari poin tim Sauber di klasemen tim. Saya rasa paket ini akan sangat menolong performa kami menjelang akhir musim 2011,” yakin Di Resta.
“Saya sangat yakin akan posisi kami di klasemen akhir nantinya. Kami hanya ingin mengubahnya sedikit saja setting mobil agar lebih pas dengan keinginan kami dan lebih kompetitif di lintasan nantinya. Jadi saya tidak akan pernah menyerah,” pungkas mantan pembalap DTM itu. (otosport.co.id)