CRT Moto1 Takkan Kompetitif, Kontestan Berpikir Ulang

billy - Senin, 22 Agustus 2011 | 15:52 WIB


Enam tim CRT (Claiming Rule Team) yang sudah mengkonfirmasi kehadiran mereka untuk Moto1 musim 2012 mendatang, sepertinya masih menjadi tanya besar. Pasalnya hingga saat ini yang konsisten mengikuti sesi pengetesan resmi selama musim MotoGP 2011 berlangsung, hanya tim Marc VDS Racing saja. Sementara 5 tim lainnya belum menunjukkan tanda-tanda untuk melakukan sesi pengetesan.

Kelima tim tersebut adalah By Queroseno Racing (BQR), Forward Racing, Kiefer Racing, Paddock GP Racing dan SpeedMaster. Jangankan untuk sekedar melakukan tes, untuk pembelian mesin dan paket sasis prototipe saja 5 tersebut diatas belum melakukan konfirmasi.

Aprilia yang dikabarkan melimpah order untuk membuat mesin spesifikasi 1.000 cc untuk Moto1 tahun depan, pun hingga saat ini belum melakukan transaksi pembelian mesin untuk digunakan pada Moto1. “Kami kebanjiran order untuk tim CRT, tapi belum seorang pun melakukan transaksi pembelian dengan kami. Kami sendiri tidak akan berpartisipasi secara manufaktur, tapi kami bisa menjual kepada tim privatir,” jelas Gigi Dall’Igna kepala Aprilia Racing.

Masalah kekuatan tim dan posisinya nanti di ajang balap, menjadi pertanyaan yang paling mendasar. Tentunya tidak ada tim yang hanya ingin berpartisipasi dengan hanya mengelilingi lintasan di tiap seri dan finish di posisi terakhir. Sementara biaya balapan terus keluar tanpa tujuan apapun. Walaupun beragam tawaran sudah diberikan namun sepertinya tim CRT tetap tidak akan kompetitif dibandingkan paket motor prototipe.

Aprilia sendiri memberikan jaminan bahwa tim CRT yang akan berlaga di Moto1 yang menggunakan mesin dari mereka, cukup menggunakan 5 mesin saja selama 1 musim penuh. Pasalnya diprediksi totel jarak tempuh balapan dan sesi tes hanya berkisar 16.000 km. Sementara 1 mesin Aprilia diprediksi cukup kompetitif hingga jarak tempuh 4.000 km.

“Aprilia memberikan jaminan kepada kami, bahwa 5 mesin saja sudah cukup untuk 1 musim balap. Setiap mesin ideal bisa dipakai untk balapan hingga menempuh jarak 4.000 km. Setelah itu mesin hanya bisa digunakan untuk sesi tes saja. Namun setiap mencapai 1.000 km akan dilakukan servis ringan, sementara setiap mencapai 2.000 km akan dilakukan servis besar,” jelas Fabio Barchitta, salah satu calon konsumen untuk tim CRT Moto1.

Pilihan alternatif untuk mengeluarkan dana tapi mendapatkan paket terbaik dan berkiprah di ajang balap dengan bintang-bintang balap dari MotoGP adalah hengkang ke World Superbike Championship (WSBK). Apalagi sistem yang ditawarkan oleh Aprilia adalah sistem pembiayaan (leasing). Calon kontestan hanya perlu membayar €800 ribu, dan sistem pembayarannya sesuai dengan syarat yang disepakati. Menarik bukan?

Tapi keputusan final tentang tim-tim yang bakal berkompetisi sebagai tim CRT nantinya akan ditentukan di MotoGP seri San Marino (4/9) mendatang.  (otosport.co.id)

YANG LAINNYA