Sensor Tekanan Angin Ban, Cukup Pasang Tutup Pentil Ikano

Bagja - Sabtu, 27 September 2014 | 12:07 WIB

(Bagja - )


Jakarta - Memantau tekanan angin ban sudah seharusnya jadi kegiatan rutin. Namun kalau sudah jadi rutinitas, kadang bisa jadi membosankan. Alhasil, ban bisa kempes tanpa terdeteksi. Kan ban mobil sekarang sudah tubeless, kalau terkena paku tekanan akan berkurang perlahan.

Nah, aplikasi tire pressure monitoring system jadi salah satu solusinnya. Namun beragam produk yang ada di pasaran umumnya harus dipasang di pelek, bersamaan dengan pentil. Ikano agak berbeda, karena pemantauan tekanan angin ban cukup dengan memasang peranti semacam tutup pentil.

"Cukup pasang ini sebagai tutup pentil di pelek. Tenang, tutup pentil ini tidak mudah dibuka karena perlu kunci khusus untuk membukanya," ujar Oka Aditya, public relation Ikano yang buka booth di area semipermanen IIMS 2014.

Pengoperasannya simpel, setelah tutup itu terpasang di pentil, tinggal colokkan sumber tenaga peranti ini ke lighter mobil. Ada dua tipe, monitor langsung menyatu dengan cigarette plug, ada juga yang wireless sehingga bisa dipasang di kaca depan, di atas dasbor.

Peranti ini secara kontinu memantau tekanan angin. "Alat ini bekerja saat mobil berjalan di atas 20 km/jam," lanjut Oka. Tertarik? Sediakan Rp 2 juta untuk tipe display menyatu cigarette plug dan Rp 2,250 juta buat tipe wireless. O iya, itu belum diskon yang berlangsung kalau beli di pameran. (mobil.otomotifnet.com)