F1 Rusia: Kimi, Itu Bukan Manuver Gila-Gilaan

Senin, 12 Oktober 2015 | 09:02 WIB



Sochi - Manuver di lap terakhir yang dilakukan Kimi Raikkonen banyak dihujat karena pembalap sekaliber Kimi melakukan tindakan di luar nalar alias gila-gilaan. Kimi menampik jika dia melakukan itu tanpa perhitungan.

"Sudah penuh perhitungan dan juga sekali telah melakukannya terhadap Valtteri di titik yang sama. Saya coba namun ternyata, entah dia sengaja menutup atau tidak melihat saya, tak ada ruang lagi melakukan apa-apa."

Jadi saya melakukan manuver itu bukan asal-asalan atau gila-gilaan," beber Kimi Raikkonen.

Ditengarai manuver itu karena Kimi kesal dengan timnya yang lebih memprioritaskan Sebastian Vettel yang sempat hampir terjadi duel seru antara Vettel dan Raikkonen.

Efeknya dengan insiden yang melibatkan Valtteri Bottas dan Kimi Raikkonen, pihak steward melakuka investigasi dan menganggap Raikkonen bersalah sudah merugikan Bottas.

Kimi pun harus kehilangan posisi 5 di hasil lomba setelah dirinya dikenai hukuman berupa drive through penalty yang dikompensasi menjadi tambahan 30 detik dari waktu yang didapat Kimi. Posisi Kimi pun melorot ke urutan 8.

Tampaknya di seri ke depan, pertarungan F1 makin semarak setelah kedua pembalap asal Finlandia ini berseteru. (otosport.otomotifnet.com)