Adaptive Cruise Control All New Ford Everest, Cikal Bakal Autopilot

Iday - Selasa, 23 Februari 2016 | 07:58 WIB

Uji Fitur Adaptive Cruise Control All New Ford Everest Cikal Bakal Autopilot (Iday - )

Otomotifnet.com - Meski sebelumnya hanya tersedia di mobil premium seperti Mercedes- Benz S-Class, BMW Seri 7 dan Lexus LS, kini mobil lebih merakyat di Indonesia seperti Honda Accord Vti-L ES dengan Honda Sensing dan All New Ford Everest Titanium Plus sudah mengusung fitur Adaptive Cruise Control (ACC).

Beda dengan cruise control standar yang hanya menahan throttle pada kecepatan yang diinginkan, ACC dapat menurunkan atau menaikkan kecepatan sesuai dengan kendaraan yang berada di depannya.

Hal ini dilakukan dengan mengamati jarak yang berubah dengan kendaraan di depan via radar. Pada Everest misalnya, diletakkan di balik spion tengah dan meng-update posisi 20 kali sedetik.

Dengan begitu, pengemudi tidak perlu menginjak rem sendiri ketika mobil di depan mengurangi kecepatan atau menambah injakan pedal gas, saat kecepatan di depan bertambah.

Ditambah fitur lane keep assist yang menjaga agar mobil tetap di dalam garis, sebenarnya ACC hampir menyerupai Autopilot. Hanya saja dengan alasan keamanan, pengemudi tetap diharuskan untuk tetap menggenggam setir. Penasaran bagaimana praktek fitur ini di jalan? 

1.Untuk mengaktifkannya, pastikan fitur ‘Adaptive’ di pengaturan cruise control pada MID yang diatur via tombol di setir sebelah kanan aktif.

Caranya, masuk ke menu utama, kemudian pilih Driver Assist, lalu Cruise Control dan pilih Adaptiv

2. Kecepatan perlu ada di atas 55 km/jam agar cruise control dapat diaktifkan dan berada di jalan yang cukup aman dengan garis yang jelas, seperti jalan tol.

Kemudian aktifkan ACC dengan tombol ‘CAN OFF’ di sebelah kiri setir, lalu tekan tombol ‘SET –‘. Set kecepatan yang diinginkan dengan ‘RES +’ untuk menaikkan atau ‘SET –‘ untuk menurunkan.

3. ACC kini aktif, jika ada mobil di depan dengan kecepatan di bawah cruise control yang Anda set, maka Everest akan menurunkan laju hingga menyamainya.

Jarak antara mobil dengan di depannya dapat diset hingga 4 jarak yang berbeda menggunakan tombol di setir.

Sebagai referensi, jika jarak yang diset 1 bar, maka ada gap 28 meter dengan mobil di depan saat menempuh 100 km/jam, sedangkan jika diset 4 bar maka gap-nya mencapai 61 meter.

4. Ketika ada kendaraan mendadak memotong jalur di depan anda, pre collision warning akan menyala sebagai peringatan dan Everest akan mengerem cukup

keras. Kemudian saat kendaraan di depan kembali menaikkan kecepatan, mobil pun akan mengikutinya hingga kecepatan yang dibatasi cruise control.