Uji Produk Autobacs LOOP Engine Support Chemical Tutup Bocor dan Bikin Irit

Parwata - Kamis, 14 April 2016 | 16:49 WIB

(Parwata - )

Jakarta - One stop shopping Autobacs yang khusus pernak pernik otomotif, enggak hanya menyediakan barang yang unik. Tapi juga menarik untuk dijajal keampuhannya. Beberapa produk yang menarik untuk dijajal di antaranya yang diberi label LOOP engine support chemical.

Produknya seperti engine coating, engine coating premium, engine stopleak dan engine recovery. “Engine coating bermanfaat melapisi dinding silinder ruang bakar.

Manfaatnya selain meminimkan gesekan, juga menyempurnakan pembakaran,” jelas Tadayuki Iriyama, Procurement & Product Specialist Departement Head. Sesuai dengan namanya, engine stopleak dipakai untuk menyumbat kebocoran. Akibat dari paking yang robek atau sil yang performanya mulai melemah.

Penasaran dengan manfaat dari engine coating dan engine stopleak. Produk itu diuji pada Toyota Avanza bertransmisi otomatis yang sudah running 90 ribu km dan Suzuki APV M/T yang sudah dipakai 160 ribu km. •  (otomotifnet.com)


Engine Coating

Ada 2 metode pengetesan yang dipakai untuk menguji keampuhan produk ini. Oh iya, sebelumnya cairan ini cocok untuk kendaraan yang sudah running di atas 5 ribu km. Cara penggunaannya adalah dicampurkan secara langsung dengan oli mesin. “Jangan dicampurkan dengan chemical yang lain,” saran Iriyamasan.

Balik lagi ke metode pengetesan, pertama dites dulu kompresi sebelum dan sesudah menggunakan cairan tersebut. Dengan menggunakan compression tester, didapat angka rata-rata 11,8 : 1 pada ruang bakar Avanza. Selanjutnya chemical dicampur dan mesin dibiarkan menyala lebih kurang 2 jam. Setelah itu, diukur lagi kompresi dengan alat ukur yang sama.

Hasilnya ada peningkatan kompresi setelah menggunakan LOOP engine coating. Dari yang sebelumnya 11.8 : 1, menjadi 12.0 : 1. Metode pengetesan berikutnya dengan mengukur konsumsi bahan bakar. Diukur sebelum dan sesudah pakai cairan tersebut dan Avanza yang diisi dengan bahan bakar jenis Pertalite, lalu melaju konstan 80 kpj. Sebelum menggunakan cairan seharga Rp 445,5 ribu tersebut, konsumsi bahan bakarnya 14,3 km/liter. Setelah dicampur, jadi 16,1 km/liter.

Engine Stopleak

Ada 2 bagian di mesin APV yang terdapat rembesan pelumas, yakni dibagian karter oli dan tutup klep. Sebelum dilakukan pengetesan, bagian tersebut dibersihkan dan kemudian mesin dibiarkan menyala lebih dari 2 jam. Hasilnya pada bagian tersebut enggak bersih dan kering lagi alias ada rembesan oli. Kalau ini dibiarkan dan kendaraan dipakai, maka debu akan menempel serta mengakibatkan bagian tersebut jadi kotor.

Selanjutnya LOOP engine stopleak dicampur ke dalam oli dan bagian yang ada rembesan dibersihkan. Selain engine dibiarkan nyala, APV juga dipakai untuk riwa-riwi rekan-rekan di OTOMOTIF. Setelah itu ditengok lagi bagian yang sebelumnya ada rembesan. Kering, itu yang nampak pada bagian karter oli maupun tutup klep yang sebelumnya ada rembesan oli.

Kesimpulan

Penggunaan LOOP engine coating, meminimkan gesekan ketika piston bergeran naik turun. Dinding silinder terlapisi dan menjadikan berkurangnya kebocoran kompresi dan pembakaran jadi jadi lebih sempurna dari sebelumnya. Oleh karena dicampurkan dengan oli mesin, cairan ini juga melapisi dalaman mesin.

Alhasil gesekannya jadi minim dan kerja mesin jadi lebih enteng. Mencampurkan engine stopleak, sepertinya memicu kembali fungsi sil tutup klep yang sudah mulai melemah. Selain itu, juga membuat celah tipis dari paking yang sobek tertutupi.