Austria – Pembalap tim Manor Racing asal Indonesia Rio Haryanto dan dua pembalap lain diberi teguran atas kecerobohannya, ketika mengikuti sesi latihan bebas GP Austria di Red Bull Ring hari Jumat (1/7).
Ketiga pembalap itu melakukan kecerobohan dalam insiden terpisah selama sesi latihan pertama yang berdurasi 90 menit.
Rio Haryanto diberikan teguran karena kembali bergabung sirkuit dengan cara yang tidak aman. Pembalap berusia 23 tahun kelahiran Solo ini bablas di tikungan kedua dari belakang.
Kemudian Rio berputar masuk trek tepat di depan pembalap Red Bull Daniel Ricciardo yang menghindari manuver Rio. Rio membela, karena ia mengira bendera kuning akan menyebabkan Ricciardo untuk melaju lebih lambat darinya.
Teguran ini jadi pelajaran dalam debutnya di ajang balap jet darat, untuk bisa tampil lebih baik lagi kedepannya. Tetap semangat, Rio.
Rekan setimnya Pascal Wehrlein juga diberi teguran karena gagal bertahan di atas waktu minimum yang ditentukan saat ada tanda VSC (Safety Car Virtual). VSC muncul setelah pembalap Red Bull Max Verstappen mengalami insiden, Wehrlein dinilai terlalu kencang.
Terakhir, Marcus Ericsson dari tim Sauber juga diberi teguran karena melintas di atas tanda garis putih pit lane entry.
Saat masuk pit, Ericsson kehilangan kendali dan melaju melebarlebar. Hal ini memaksa Ricciardo yang berada di belakangnya mengambil tindakan menghindar.
Menurut Ericsson, kedekatan Ricciardo menyebabkan hilangnya downforce dan mengakibatkan ia kehilangan kontrol. Pengawas lomba menilai bahwa Ericsson seharusnya memperlambat lebih awal dan memungkinkan Ricciardo melewatinya.
Ini adalah teguran pertama bagi ketiga pembalap itu dalam musim ini. Jika sampai dapat tiga kali teguran, akan kena penalti mundur 10 posisi start. (otomotifnet.com)