Speedometer Canggih MotoGP Berawal Dari Saran Rossi

DAB - Kamis, 13 Oktober 2016 | 07:48 WIB

(DAB - )

Jepang - Penggunaan speedometer yang mampu menerima pesan singkat akan dicoba di gunakan di MotoGP Jepang yang digelar di sirkuit Motegi (16/10). Namun siapa sangka yang menginspirasi digunakan teknologi ini adalah Valentino Rossi

Saat MotoGP Australia musim lalu, pembalap Movistar Yamaha MotoGP ini memberikan saran agar tiap pembalap diberikan pesan yang lebih real time jika mengalami kendala atau terkena sanksi. 

"Akan lebih bagus dan makin aman jika ada mesin yang mampu memberikan pesan secara langsung ke pembalap jika ia mengalami masalah. Misalnya ada kebocoran oli pada motornya," tutur Rossi kala itu. 

Ilustrasi speedometer di motor MotoGP yang nantinya akan bisa menerima pesan.

Hal ini pun ditanggapi oleh Mike Webb selaku Race Director. Ia pun makin terinspirasi ketika banyak pembalap yang terkena sanksi track limit dan membuat catatan waktunya tidak dihitung. 

Maka dimulai lah projek speedometer yang bisa menerima pesan agar tiap pembalap langsung mengetahui masalah dan peringatan apa yang ia terima. 

"Saya ingin membuat semuanya menjadi lebih mudah dan simpel. Hal yang saya inginkan adalah semua pembalap dapat mendapatkan informasi lebih mengenai hal yang mereka butuhkan dan yang harus dilakukan," ujar Webb. 

"Semoga ini tidak merugikan siapa pun. Ketika banyak pembalap yang terkana track limit, sebenarnya saya sangat ingin mengatakan 'hei kamu sudah keluar trek lebih dari satu kali, tolong lebih perhatian!' kepada mereka," pungkasnya. (otomotifnet.com)