BMW 530i Dibeli Untuk Dinikmati Bangku Belakangnya. Tapi Kalau Nyetir Sendiri, Kamu Akan Menemukan Ini

Iday - Minggu, 17 September 2017 | 02:06 WIB

(Iday - )

JAKARTA - Sedan mewah sekelas BMW 530i memang banyak dibeli oleh orang-orang yang dalam kesehariannya menggunakan jasa supir, dan mereka duduk dengan santai di belakangnya.

Tapi kalau dipikir-pikir, rugi juga enggak sih kalau menyerahkan mobil ke supir dan lebih sering jadi penumpang. Apalagi sebenarnya BMW 530i ini memiliki pengendalian yang fun to drive untuk mobil sekelasnya.

Setelah kami duduk di bangku belakangnya, barulah kami sadar kenapa banyak pembeli BMW 5 Series yang senang duduk di belakang. Sebab, BMW 530i ini memang memiliki akomodasi yang baik dan mumpuni.

BMW 530i Punya Kabin Belakang Yang Lega

Ketika tester yang berpostur 176 cm duduk di belakang bangku pengemudi yang sudah sesuai dengan setelannya, masih tersisa legroom dan headroom yang luas. Kenyamanannya juga makin baik berkat bangku belakangnya yang cukup rebah.

BMW keliatannya juga tau banget gimana caranya untuk memanjakan penumpang belakang. Karena dua penumpang belakang BMW 530i diberikan fitur berupa ac dual zone dan layar monitor tablet berukuran 10.2 inci yang masing-masing terletak di balik kedua bangku depan.

BMW 530i Punya Bagasi Yang Luas

Saat membuka bagasinya, lagi-lagi kami dibikin kagum oleh BMW 530i. Sedan berkode bodi G30 ini memiliki volume bagasi yang luas karena ia panjang, dan lantainya juga cukup dalam.

Total ada empat cara untuk membuka bagasinya. Pertama bisa dengan menendang bagian bawah bumper, kedua dengan menekan handle di balik garnish, ketiga dengan menekan tombol dari kabin, atau via remotenya yang canggih.

Meskipun BMW 530i memiliki akomodasi bangku belakang yang bisa dibilang paripurna, tapi kami tetap menyarankan anda untuk sering-sering mengendarainya.

Kenapa? Karena saingan dari Mercedes-Benz E Class ini memiliki keasyikan berkendara yang optimal walau dimensinya sama sekali gak bisa dibilang kompak. (Otomotifnet.com)