Mobil Indonesia Ditolak Di Vietnam? SNI Jadi Sorotan

Parwata - Senin, 19 Februari 2018 | 16:09 WIB

Mitsubishi terus genjot produksi Xpander (Parwata - )

Otomotifnet.com - Di bidang otomotif, Indonesia sudah melakukan banyak kerjasama dengan berbagai negara di ASEAN, salah satunya Vietnam.

Beberapa mobil yang diproduksi di Indonesia banyak yang diekspor ke negara tersebut.

Tetapi kali ini, masalah muncul setelah Vietnam menolak mobil buatan Indonesia.

Dilansir melalui kompas.com, Pemerintah Indonesia melakukan pendekatan terhadap Vietnam seiring dengan penerbitan regulasi impor untuk mobil penumpang (HS 8703) atau mobil utuh (completely built-up/CBU) oleh negara itu.

(BACA JUGA : Electric Starter Ngadat? Cek Dulu Tiga Bagian Ini Bro)

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan menyebutkan regulasi impor tersebut membuat ekspor mobil penumpang Indonesia ke negara itu terancam berhenti.

"Pemerintah Indonesia sangat keberatan dengan regulasi tersebut dan akan melakukan pendekatan persuasif dan melobi otoritas di Vietnam." ujar Oke dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pekan lalu.

"Saat ini telah dibentuk tim Delegasi RI yang akan dipimpin langsung oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan untuk melakukan negosiasi dan melobi pihak Vietnam," tambahnya.

Rencana pada 26 Februari 2018 mendatang, Tim Delegasi RI yang terdiri dari unsur Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Luar Negeri, dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan berkunjung ke Vietnam.

Regulasi impor yang dikeluarkan Vietnam melalui Decree No. 116/2017/ND-CP mengatur sejumlah persyaratan untuk kelaikan kendaraan termasuk emisi dan keselamatan.