Kenapa Yamaha RX-King Sulit Diproduksi Lagi? Ini Kata Pabrikan

Grid - Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:41 WIB

Yamaha RX-King tidak diproduksi lagi karena kendala emisi

Karbon pada emisi gas buang mesin 2-tak dianggap tidak memenuhi acuan EURO IV.

"Secara pabrikan rasanya sulit (memproduksi ulang) karena regulasi emisi sudah berubah", ujarnya. 

"Bisa saja (diproduksi ulang), tapi apakah motor vintage akan menjadi virus yang mewabah? Kami masih mengamati," kata Eddy. 

Regulasi Ketat Euro IV Jadi Tembok Besar Produksi Ulang RX-King

Melansir ketentuan resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ambang batas baku mutu emisi gas buang kendaraan roda dua baru di Indonesia saat ini telah diperketat mengacu pada standar Euro IV. Karakteristik pembakaran mesin 2-tak konvensional yang melepaskan volume karbon tinggi dinilai secara teknis mustahil lolos dari pengujian standar baku mutu lingkungan hidup yang ketat tersebut.

Baca Juga: Harga Bekasnya Selangit, Ini Keistimewaan Yamaha RX-King Cobra, Simak

Alasan Harga Motor Bekas Yamaha RX-King Semakin Gila-gilaan

Melansir ulasan dari GridOto, lonjakan harga bekas sang "Raja Jalanan" yang kian meroket dipicu langsung oleh prinsip kelangkaan (scarcity). Karena produsen sudah tidak mungkin memproduksi unit barunya akibat aturan emisi, unit seken dengan kondisi orisinil kini beralih fungsi menjadi barang pemuas hobi dan instrumen investasi bernilai tinggi bagi para kolektor.

YANG LAINNYA