Jonathan Rea Sebut CEO Dorna Sports Tak Hormat, Kawasaki Gagal Bertarung di MotoGP?

Rezki Alif Pambudi,Ignatius Ferdian - Jumat, 28 Februari 2020 | 18:30 WIB

Jonathan Rea dan Kawasaki ingin turun di MotoGP sebagai wildcard (Rezki Alif Pambudi,Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Beberapa waktu lalu ungkapan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpelata, yang menolak Kawasaki saat wild card untuk balapan MotoGP sampai ke Jonathan Rea.

Sebelumnya Kawasaki berniat tampil sebagai wild card MotoGP memakai motor ZX-10RR yang dihomologasi sesuai aturan MotoGP.

Tapi Ezpelata menolak hal tersebut karena wild card hanya untuk pabrikan kontestan MotoGP.

Rea pun mengaku juga sudah membaca artikel soal komentar Ezpelata tersebut.

(Baca Juga: Aprilia Bikin Bingung Bradley Smith, Ditunjuk Gantikan Andrea Iannone, Tapi Masih Jadi Test Rider)

Menurut Rea, komentar Ezpelata cukup menyakiti hatinya.

Sudah menjadi rahasia umum banyak orang di World Superbike sedih karena Dorna Sports lebih berat ke MotoGP, meski juga menaungi World Superbike.

"Ya aku membacanya. Banyak hal yang tak bisa kukatakan, kau mending berbicara dengan Guim Roda (manajer tim Kawasaki)," kata Rea dilansir dari GPOne.com.

"Yang bisa kukatakan bahwa aku sedih dengan kata-kata Ezpelata, itu aneh. Aku sudah balapan di Superbike bertahun-tahun dan itu bukan kejuaraan seri B, ini jelas tidak hormat," jelas Rea.

(Baca Juga: Sama-sama Alami Masa Sulit di Tes MotoGP Qatar, Ducati Tak Mau Remehkan Marc Marquez)

Kawasaki sendiri sebenarnya punya niatan meski tidak berambisi, untuk kembali berkompetisi di MotoGP.

Sebelum ke situ, Kawasaki ingin trial dulu memakai motor Superbike-nya sebagai wild card.

Selain itu, Rea berbicara peluangnya ke MotoGP setelah sempat balapan menjadi pembalap pengganti di tim Repsol Honda.

Rea mengaku tidak menyesal karena tidak pernah ditawari serius oleh tim MotoGP.

Jika sekarang, Rea mengaku sudah terlalu tua untuk ke MotoGP.

"Aku tidak menyesal. Superbike lebih manusiawi, itu membuat orang lebih dekat ke pembalap, di sini kau bisa jadi seseorang sebelum menjadi karakter di dunia olahraga. MotoGP adalah pertunjukan besar, sebuah bisnis," ungkap Rea.