Yamaha Perpanjang Penutupan Pabrik, Izin Produksi Sebenarnya Boleh, Pilih Ikuti PSBB

Muhammad Ermiel Zulfikar,Irsyaad Wijaya - Selasa, 21 April 2020 | 13:00 WIB

Pabrik Yamaha di Pulogadung, Jakarta Timur (Muhammad Ermiel Zulfikar,Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memperpanjang penutupan pabriknya selama PSBB Jakarta berlaku.

Sebelumnya penghentian produksi dijadwalkan mulai 3-19 April 2020.

"Intinya kami menyesuaikan dengan aturan PSBB yang ditetapkan pemerintah," ujar Antonius Widiantoro, Public Relations Manager YIMM saat dihubungi, (17/4/20).

"Follow (mengikuti) PSBB," imbuhnya.

Baca Juga: Yamaha Stop Produksi Mulai 3 April 2020, Imbas Virus Corona

Anton menambahkan, Yamaha sebenarnya bisa saja melakukan aktivitas produksi selama aturan PSBB diterapkan, karena telah mendapatkan izin dari pemerintah.

"Ya betul, secara izin kami mendapatkan dari pemerintah (kemenperin). Walaupun demikian kami secara inisiatif dan sukarela melakukan stop produksi, bahkan lebih dulu dari aturan PSBB diberlakukan," tutur Anton lagi.

Istimewa
Ilustrasi Pabrik Yamaha di Iwata, Jepang

Meski begitu, pihaknya lebih memilih untuk mengikuti aturan PSBB tersebut dengan alasan kesehatan karyawannya merupakan hal yang utama.

"Alasan utamanya adalah kami mengikuti semua anjuran pemerintah, dalam hal ini untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19," terang Anton.

"Karena kesehatan dan keselamatan lebih penting saat situasi seperti ini, demi karyawan Yamaha dan juga supplier," tutupnya.