Pabrik Tutup Dua Minggu, Unit Ekspor Jadi Tanya, Yamaha Indonesia Siap Terima Konsekuensi

Muhammad Ermiel Zulfikar,Irsyaad Wijaya - Selasa, 7 April 2020 | 11:00 WIB
Presiden Jokowi menunggani XMAX saat mengunjungi pabrik Yamaha di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur
Dok. YIMM
Presiden Jokowi menunggani XMAX saat mengunjungi pabrik Yamaha di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur

Otomotifnet.com - Proses produksi di pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berhenti sementara.

Penghentian sementara dilakukan selama dua pekan, terhitung mulai 3-19 April 2020.

YIMM menjamin aman ketersediaan unit untuk pasar Tanah Air.

Namun bagaimana dengan unit khusus ekspor motor baru Yamaha terkait penghentian sementara proses produksi ini?

Baca Juga: Yamaha Stop Produksi Mulai 3 April 2020, Imbas Virus Corona

Mengingat, sebagian motor yang diproduksi di pabrik Yamaha Indonesia juga dikirim ke luar negeri.

Anton Widiantoro, Manager Public Relation YIMM menjelaskan, pihaknya siap menerima segala konsekuensi dengan menyiapkan beragam skenario terbaik.

Terlebih untuk memenuhi permintaan konsumen nantinya, baik itu pasar domestik maupun ekspor.

"Untuk penghentian produksi sementara ini kami sudah mempertimbangkan lah," ujar pria yang akrab disapa Anton ini, (6/4/20).

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa