BMW Seri 3 E30 Punya Penyakit Mesin Rawan Terbakar, Biang Kerok Dari Sini

Irsyaad Wijaya,Radityo Herdianto - Rabu, 9 September 2020 | 10:00 WIB

BMW seri 3 tahun 1991 direstorasi dan dimodifikasi jadi lebih seger (Irsyaad Wijaya,Radityo Herdianto - )

Otomotifnet.com - BMW Seri 3 E30 masih memiliki penggemarnya di Indonesia.

Bagi yang tertarik dan ingin merasakan BMW Seri 3 E30, patut diketahui dulu beberapa penyakitnya, mengingat usianya tak lagi muda.

"Sudah jadi rahasia umum dari dulu kalau generasi E30 punya penyakit bawaan rawan terbakar," tekan Marenno Joshuara, pemilik bengkel spesialis BMW East Tuning, Duren Sawit saat ditemui.

Marenno melihat masalah ini disebabkan karena slang karet penghubung saluran bahan bakar terletak di bawah intake manifold.

Baca Juga: BMW Seri 3 E46 Laris di Pasar Mobil Bekas, Bengkel Spesialis Ungkap Alasannya

Radityo Herdianto / GridOto.com
Posisi Slang Bahan Bakar BMW Seri 3 E30 di Bawah Intake Manifold

"Suhu di situ sangat panas bikin karet mudah getas, letaknya yang sulit dijangkau juga jadi tidak tahu kapan getas," jelas Marenno.

Ketika sudah getas, saat ada tekanan aliran bahan bakar yang lewat tentu bisa terjadi kebocoran bahan bakar.

"Ditambah posisi slang karet itu persis di atas dinamo starter, komponen ini menghasilkan percikan listrik," terang Marenno.

Inilah yang menjadi pemicu awal terbakar ketika starter mobil, bahan bakar yang bocor menetes ke dinamo starter saat sedang bekerja.

"Makanya banyak kasus E30 terbakar itu saat mobil sedang starter, karet yang getas bikin kebocoran bahan bakar, netes ke dinamo starter," simpul Marenno. 

Radityo Herdianto / GridOto.com
Ilustrasi Ruang Mesin Mobil BMW Seri 3 E30