Jelek di Awal, Raih Juara Dunia di Akhir, Ini Titik Balik Joan Mir

Toncil - Senin, 7 Desember 2020 | 22:59 WIB

Joan Mir sebut Austria sebagai titik baliknya (Toncil - )

Otomotifnet.comJoan Mir punya performa yang terbilang buruk ketika memulai musim 2020 ini.

Bagaimana tidak, baru saja seri pembuka di Spanyol sudah Did Not Finish (DNF).

Kemudian ketika di Andalusia, finish di posisi 5 yang mengantongi 11 point.

DNF lagi saat menjalani laga ke-3 di Ceko.

Memasuki MotoGP Austria, baru berhasil meraih podium 2.

Baca Juga: Joan Mir Juara Dunia MotoGP 2020, Sempat Tidak Finish, Begini Kiprahnya Musim Ini

Sebagai tim pabrikan dan datang ke Austria dengan 11 point, tentu tidak masuk perhitungan jadi juara dunia.

Bahkan saat itu dirinya berada di posisi 14 klasemen sementara pembalap. Tentu jarak yang sangat jauh untuk menggapai juara dunia.

“Awal yang buruk bagi saya di 2020 ini. Baru setelah Austria dan berhasil podium, itu menjadi titik balik bagi diri saya sendiri,”

“Kalau ditanya bagaimana usaha saya. Tentu saya jelaskan. Begini, ketika saya punya target yang harus dicapai, saya harus sangat berusaha meraih itu,”

“Ketika sudah meraih, berarti saya bisa membuktikan diri. Selanjutnya menjadi motivasi saya untuk bisa meraih hal yang sama,” sebut Joan Mir, juara dunia MotoGP 2020.

 

Red Bull Ring, Austria disebut menjadi titik balik olehnya, karena sejak itu dirinya selalu konsisten meraih point.

Selepas itu, dirinya selalu berada berada di zona point. Bahkan hanya 1 kali saja berada di luar 10 besar.

Terjadi ketika laga di Prancis dengan finish di posisi 11 dan mendapatkan 5 point.

Baca Juga: Musim 2020 Selesai, Ini Keinginan Joan Mir di 2021, Sorot 2 Pembalap

Ini bisa diperoleh juga karena dukungan dari tim, yang selalu melakukan penyempurnaan terhadap motor.

“Saya masih ingat ketika pertama naik Suzuki GSX-RR. Powernya sangat besar, tapi pengereman menjadi isu yang penting,”

“Kini semua sudah ditingkatkan dan diperbaiki. Sehingga motor bisa lebih konsisten,” tambahnya.