Mesin Toyota Raize 1.0 Turbo Jangan Dimatikan Langsung, Turbin Jadi Taruhan

Irsyaad Wijaya,Radityo Herdianto - Jumat, 11 Juni 2021 | 08:15 WIB

Toyota Raize dapat diskon PPnBM 100%, harga masih Rp 219 jutaan. (Irsyaad Wijaya,Radityo Herdianto - )

Otomotifnet.com - Pemilik mesti tahu, mesin Toyota Raize 1.0 Turbo jangan dimatikan langsung usai dipakai.

Hal ini diungkapkan oleh Son Ashari, Service Manager Astrido Toyota Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Turbo butuh proses cooling down dari sirkulasi oli mesin saat menyala," jelasnya.

"Apalagi setelah mobil sering dipakai untuk putaran mesin tinggi atau kecepatan tinggi," imbuhnya.

Dalam kondisi itu turbo akan spooling untuk memasok udara tambahan.

Baca Juga: Toyota Raize Diboyong, Segini Biaya Servis Sampai 100 Ribu KM di Bengkel Resmi

F Yosi/Otomotifnet
Toyota Raize mengandalkan mesin 3-silinder, 12 Valve DOHC Dual VVT-i yang dikenal sanggup mendulang torsi besar, tenaga Raize sekuat 98 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak menembus 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm.

Turbin keong turbo akan berputar sampai puluhan ribu rpm yang menghasilkan panas tinggi.

"Mobil ini tidak ada turbo timer, butuh waktu untuk proses turbo jadi adem dengan putaran mesin idle," terang Son.

Jika mesin langsung mati, tidak ada sirkulasi pendinginan dari oli mesin saat turbo masih panas.

Efeknya turbin bisa jamming dan merusak turbo itu sendiri.

"Tapi kalau mobil hanya habis jalan pelan atau kena macet langsung dimatikan tidak masalah," tekan Son.