Versi Non ABS Juga Kena, Ciri Rotor Sensor NMAX, Lexi, Aerox dan XMAX Bermasalah

Uje,Irsyaad W - Rabu, 5 Januari 2022 | 11:50 WIB

Rotor bisa dicek secara fisik penyok atau tidak, kalau penyok bisa mengacaukan sistem ABS (Uje,Irsyaad W - )

Otomotifnet.com - MAXI Yamaha seperti NMAX, Lexi, Aerox dan XMAX dilengkapi rotor sensor di bagian roda depan.

Rotor sensor bukan cuma ada di varian ABS, MAXI Yamaha versi non ABS juga dilengkapi.

Sebab, rotor sensor ini selain berfungsi sebagai pembaca sensor ABS, juga berguna membaca kecepatan motor untuk ditampilkan ke panel instrumen.

Menurut Dody Irawan dari D-Garage Tj Priok, Jakarta Utara, masalah rotor ini bisa terdeteksi dengan beberapa ciri khas.

"Pertama biasanya ada ciri, indikator Traction Control (TC) atau ABS yang menyala terus," ungkapnya.

"Bisa salah satunya tapi bisa keduanya juga, karena tiap motor bisa berbeda-beda gejalanya," terang Dody yang bengkelnya di Jl. Warakas VII, Gang 8, Tj Priok, Jakarta Utara.

Untuk kasus yang sudah cukup parah biasanya ditandai dengan speedometer yang menunjukkan angka yang salah atau tidak sesuai dengan kecepatan motor ketika melaju.

"Bisa angkanya berjalan lambat meskipun motor sudah dipacu dengan cukup kencang," ujarnya lagi.

"Tapi sering juga hanya di angka 0 sepanjang kalian pakai motornya," lanjut Dody yang juga aktif di komunitas Jakarta Maxi Squad.

"Lalu ada juga muncul kode 42, tandanya area speed sensor memang bermasalah," tambahnya lagi.

indragt/motorplus-online.com
Kode error P0335

Jadi jika skutik Yamaha kalian mengalami salah satu ciri di atas, kemungkinan besar karena sensor rotor bermasalah.

Segera bawa ke bengkel terdekat, sebab rotor sensor bermasalah masih bisa diperbaiki tanpa perlu ganti. 

Baca Juga: Buat Pemilik NMAX, Ini Pertanda Sensor Dekat Disc Brake Ada Masalah