ExxonMobil Kenalkan Mobil ServSM Grease Analysis, Deteksi Performa Grease Pada Komponen

Rendy Surya - Minggu, 26 Juni 2022 | 12:05 WIB

PT ExxonMobil Lubricant Indonesia kenalkan layanan Mobil ServSM Grease Analysis (Rendy Surya - )

Otomotifnet.com - PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) yang memiliki layanan laboratorium analisa pelumas Mobil ServSM di Indonesia kembali memperkenalkan layanan baru bagi para pelaku industri di tanah air.

Bertepatan dengan seminar offline bersama Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI), PT EMLI secara resmi memperkenalkan Mobil ServSM Grease Analysis kepada para pelaku industri, anggota PERTAABI yang hadir lebih dari 100 orang, serta rekan-rekan media pada Kamis (23/6) di The Westin Hotel, Jakarta.

Hadirnya layanan analisa grease ini sekaligus melengkapi layanan dari Mobil ServSM yang sebelumnya sudah hadir bagi para pelaku industri di tanah air dalam menganalisa penggunaan pelumas.

Mobil ServSM Grease Analysis adalah layanan pengujian grease, dimana layanan dan fasilitas ini sangat berguna untuk mengetahui informasi dan mengidentifikasi permasalahan pada grease yang digunakan.

Istimewa
PT ExxonMobil Lubricant Indonesia kenalkan layanan Mobil ServSM Grease Analysis

Hal ini merupakan terobosan baru dari Mobil ServSM untuk membantu para pelaku industri dalam memaksimalkan penggunaan grease pada alat-alat yang digunakan.

Layanan ini sama halnya dengan yang dilakukan untuk layanan pengujian pelumas,  dimana sudah banyak memberikan keuntungan kepada pengguna layanan Mobil ServSM.

Syah Reza selaku Presiden Direktur PT EMLI mengatakan, “Diharapkan adanya layanan baru dari Mobil ServSM ini dapat memberikan dampak positif, bukan hanya dalam jangka pendek, namun jangka panjang yang berujung pada kelangsungan bisnis dan operasional, sehingga target yang dikejar dapat diraih secara maksimal.”

Mobil ServSM Grease Analysis memungkinkan para pengguna grease untuk mendapatkan informasi awal mengenai potensi terjadinya permasalahan atau peringatan dini mengenai performa grease, sehingga konsumen dapat menyesuaikan penjadwalan kegiatan pemeliharaan, demi mengurangi resiko kegagalan pada unit produksi yang kritikal.

Hal ini juga dapat membantu meningkatkan masa pakai komponen dan pengurangan suku cadang, yang juga akan berdampak pada biaya perawatan.